Jatim

Sejumlah Siswa TK di Jember Dilarikan ke Puskesmas Diduga Keracunan MBG

Dhani Ramadani | 21 Mei 2026, 17:07 WIB
Sejumlah Siswa TK di Jember Dilarikan ke Puskesmas Diduga Keracunan MBG
Siswa yang dirawat. (Istimewa)

AKURAT.CO, Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Belasan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember yang dilaporkan mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan program tersebut pada Rabu (20/5/2026).

Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis dan Pejabat Sekretaris Daerah Jember Achmad Imam Fauzi mengatakan, sejumlah siswa taman kanak-kanak yang berusia empat sampai tujuh tahun keracunan, setelah mengonsumsi MBG yang disajikan sebuah SPPG di Kecamatam Kaliwates. Mereka adalah siswa Roudlotul Tulam, TK Hidayatullah Muttabi’in, dan PAUD Aster 29.

Dampak dari peristiwa tersebut membuat belasan anak harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh perawatan medis secara intensif. Paket makanan program MBG itu awalnya sampai di sekolah pada Rabu (20/5) sekitar pukul 09.00 WIB.

Tidak berselang lama setelah menyantap makanan tersebut, beberapa siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak sehat. Sejumlah murid dilaporkan mendadak lemas dan berwajah pucat saat masih mengikuti kegiatan di lingkungan sekolah.

"Empat anak menjalani rawat inap di RSUD Kaliwates. Satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates dan satu lagi di Puskesmas Jemberkidul. Sementara siswa lainnya menjalani rawat jalan," ujar Fauzi.

Sebelumnya, SPPG Mitra Kaliwates 7 disebut kerap mendapat peringatan akibat seringnya keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan resmi Pemkab Jember, "Wadul Guse".

Atas nama Bupati Jember, Fauzi menyesalkan kejadian tersebut dan meminta maaf kepada korban dan orang tua korban.

“Semoga kejadian ini adalah kejadian terakhir terjadi di Kabupaten Jember,” imbuh Fauzi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.