Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran

AKURAT.CO, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih memberlakukan penutupan di kawasan Bromo. Area tersebut hingga Minggu (16/8/2026) masih menjadi lokasi operasi pemadaman dan pendinginan sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, seluruh aktivitas di kawasan Kaldera untuk sementara dibatasi. Hanya kegiatan yang berkaitan langsung dengan penanganan karhutla yang diperbolehkan.
Baca: Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?
“Untuk sementara situasi masih dalam status operasi pemadaman. Kawasan Kaldera Bromo ini ditutup untuk aktivitas lain selain aktivitas pemadaman,” ujar Rudijanta, Minggu (16/8/2026).
Dengan kebijakan tersebut, masyarakat maupun pihak lain yang telah menyiapkan agenda upacara kemerdekaan di Bromo diminta tidak melanjutkan kegiatan di lokasi tersebut.
Baca: Hari ke-12 Kebakaran Kawasan Bromo Padam
Rudijanta menyarankan pelaksanaan upacara dipindahkan ke lokasi lain di luar kawasan Bromo. Menurutnya, pembatasan aktivitas merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus memastikan petugas dapat bekerja secara maksimal.
“Untuk upacara kita minta dilakukan di tempat-tempat lain, di luar area Bromo,” tegasnya.
Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Bromo Capai 1.120 Hektare
Ia menjelaskan, kondisi kawasan belum sepenuhnya terbebas dari ancaman kebakaran. Meskipun api telah berhasil dikendalikan, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
“Kondisi masih proses pendinginan dan masih ada sisa bara api yang mengeluarkan asap,” jelasnya.
Keberadaan sisa bara menjadi alasan TNBTS belum membuka kawasan untuk aktivitas umum. Selain berpotensi memunculkan kembali titik api, kondisi medan pascakebakaran juga masih memiliki risiko bagi masyarakat yang berada di dalam kawasan.
TNBTS meminta masyarakat mematuhi pembatasan hingga seluruh rangkaian operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai. Pembukaan kembali kawasan akan dilakukan setelah kondisi dinilai aman oleh pihak yang berwenang.
Untuk tahun ini, peringatan kemerdekaan di kawasan Bromo pun harus berlangsung tanpa tradisi upacara seperti tahun-tahun sebelumnya. Di tengah momentum HUT ke-81 RI, petugas masih berkonsentrasi memastikan sisa-sisa karhutla benar-benar padam dan kawasan Bromo kembali aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?
- 2Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
- 3Bromo Belum Buka Pascakebakaran, Mata Pencaharian Warga Jadi Perhatian
- 4Wali Kota Pasuruan Kukuhkan 74 Paskibraka
- 5Karhutla TNBTS Padam: Puncak Seruni Point Dibuka, Jembatan Kaca Siap Beroperasi Lagi
- 6Walikot Pasuruan Serahkan Remisi Napi hingga Beri Hadiah Bayi yang Lahir di HUT ke-81 RI
- 7Semangat Warga Pasuruan Upacara HUT RI di Gang Sempit
- 8Gelombang Perairan Pasuruan Landai, Aman untuk Melaut
- 9Seorang Istri di Lumajang Potong Alat Kelamin Suami karena Cemburu
- 10Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Mulai 1 Maret 2026









