Jatim

Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran

Raphel Aziza | 16 Agustus 2026, 18:48 WIB
 Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
Kawasan Bromo pascakebakaran.

AKURAT.CO, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih memberlakukan penutupan di kawasan Bromo. Area tersebut hingga Minggu (16/8/2026) masih menjadi lokasi operasi pemadaman dan pendinginan sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, seluruh aktivitas di kawasan Kaldera untuk sementara dibatasi. Hanya kegiatan yang berkaitan langsung dengan penanganan karhutla yang diperbolehkan.

Baca: Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?

“Untuk sementara situasi masih dalam status operasi pemadaman. Kawasan Kaldera Bromo ini ditutup untuk aktivitas lain selain aktivitas pemadaman,” ujar Rudijanta, Minggu (16/8/2026).

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat maupun pihak lain yang telah menyiapkan agenda upacara kemerdekaan di Bromo diminta tidak melanjutkan kegiatan di lokasi tersebut.

Baca: Hari ke-12 Kebakaran Kawasan Bromo Padam

Rudijanta menyarankan pelaksanaan upacara dipindahkan ke lokasi lain di luar kawasan Bromo. Menurutnya, pembatasan aktivitas merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus memastikan petugas dapat bekerja secara maksimal.

“Untuk upacara kita minta dilakukan di tempat-tempat lain, di luar area Bromo,” tegasnya.

Baca: Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Bromo Capai 1.120 Hektare

Ia menjelaskan, kondisi kawasan belum sepenuhnya terbebas dari ancaman kebakaran. Meskipun api telah berhasil dikendalikan, proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

“Kondisi masih proses pendinginan dan masih ada sisa bara api yang mengeluarkan asap,” jelasnya.

Keberadaan sisa bara menjadi alasan TNBTS belum membuka kawasan untuk aktivitas umum. Selain berpotensi memunculkan kembali titik api, kondisi medan pascakebakaran juga masih memiliki risiko bagi masyarakat yang berada di dalam kawasan.

TNBTS meminta masyarakat mematuhi pembatasan hingga seluruh rangkaian operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai. Pembukaan kembali kawasan akan dilakukan setelah kondisi dinilai aman oleh pihak yang berwenang.

Untuk tahun ini, peringatan kemerdekaan di kawasan Bromo pun harus berlangsung tanpa tradisi upacara seperti tahun-tahun sebelumnya. Di tengah momentum HUT ke-81 RI, petugas masih berkonsentrasi memastikan sisa-sisa karhutla benar-benar padam dan kawasan Bromo kembali aman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.