Bromo Belum Buka Pascakebakaran, Mata Pencaharian Warga Jadi Perhatian

AKURAT.CO, Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius pemerintah, terutama karena berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat di sekitar kawasan. Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Indra Sutanto, meninjau langsung kawasan Bromo untuk melihat kondisi terkini sekaligus memastikan dampak kebakaran secara faktual di lapangan.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperoleh gambaran mengenai tingkat kerusakan dan luasan kawasan yang terdampak. Hasilnya akan dilaporkan kepada pemerintah sebagai bahan menentukan langkah penanganan serta pemulihan kawasan wisata Bromo.
“Yang pertama kita sampaikan itu kondisi real-nya, keadaan aslinya di sini seperti apa, dan juga nanti saya sampaikan berapa luasnya yang terdampak,” kata Indra saat berada di kawasan Bromo, Minggu (16/8/2026).
Baca: Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?
Menurutnya, pemerintah perlu mengetahui kebutuhan pemulihan secara menyeluruh. Jika terdapat persoalan yang membutuhkan dukungan atau intervensi pemerintah, hal tersebut akan disampaikan untuk segera ditindaklanjuti.
Indra menegaskan, persoalan pascakebakaran tidak semata-mata menyangkut kerusakan lingkungan. Penutupan kawasan wisata juga memberikan dampak terhadap masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.
“Penduduk sekitar sini mata pencahariannya kan di wisata. Jadi kalau ini lama-lama ditutup, kasihan,” ujarnya.
Baca: Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
Karena itu, ia berharap proses penanganan dan pemulihan kawasan dapat segera diselesaikan. Namun, pembukaan kembali Bromo tetap harus mempertimbangkan faktor keselamatan sehingga tidak boleh dilakukan sebelum kondisi dinyatakan benar-benar aman.
Indra juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan relawan yang telah terlibat dalam penanganan karhutla. Menurutnya, proses pemadaman hingga pendinginan membutuhkan tenaga, waktu, dan koordinasi dari berbagai unsur.
“Kita dari UKP terutama mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua relawan yang sudah berjuang dari awal sampai sekarang,” katanya.
Di sisi lain, Indra mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati ketika berada di kawasan konservasi. Menurutnya, keindahan alam Bromo harus diimbangi dengan kesadaran terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas manusia.
“Jangan kita lihat indahnya saja, tapi juga kita harus sadar tingkat bahayanya,” tegasnya.
Ia secara khusus mengingatkan wisatawan yang membawa rokok agar tidak sembarangan membuang puntung maupun meninggalkan sumber api di kawasan. Menurutnya, tindakan yang terlihat sepele dapat menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan sekaligus perekonomian masyarakat.
“Kalau sudah begini, yang rugi banyak orang,” ujarnya.
Sementara itu, Satgas Penanganan Karhutla Bromo masih melakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan sebelumnya menyebut kondisi kawasan secara umum telah aman dan kondusif. Berdasarkan data terakhir, luas kawasan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.120,3 hektare dan hingga kini belum mengalami penambahan.
Meski demikian, kawasan Kaldera Bromo belum dapat langsung dibuka bagi wisatawan. Keputusan pembukaan masih menunggu evaluasi Satgas serta kesiapan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Jika seluruh aspek keselamatan telah dinyatakan terpenuhi, keputusan mengenai pembukaan kembali kawasan wisata akan disampaikan oleh Menteri Kehutanan.
Indra berharap proses pemulihan dapat dilakukan secepat mungkin agar roda perekonomian masyarakat di sekitar Bromo kembali bergerak. Namun, percepatan tersebut tetap harus memperhatikan keselamatan wisatawan, petugas, serta kelestarian kawasan konservasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 4Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 5Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 6Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 7Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 8Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 9Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari
- 10Pemkot Pasuruan Intensifkan Peremajaan Taman-taman









