Jatim

Geger Bayi Laki-Laki Ditemukan Dalam Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo

Raphel Aziza | 18 Agustus 2026, 18:18 WIB
Geger Bayi Laki-Laki Ditemukan Dalam Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
Bayi laki-laki ditemukan di laci rombong penjual cilok di Probolinggo. - Istimewa

AKURAT.CO, Warga Desa Tongas Kulon, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, digegerkan penemuan bayi laki-laki dalam laci rombong tempat berjualan pentol dan cilok. Bayi tersebut ditemukan di wilayah Dusun Renek oleh seorang warga bernama Yani. Saat pertama kali ditemukan, bayi dalam kondisi masih hidup dan tampak sehat.

Informasi penemuan bayi itu kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa. Kepala Desa Tongas Kulon, Sholihin, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan dari masyarakat diterima Senin (17/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, sedangkan bayi ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB.

“Bayi pertama kali ditemukan oleh Ibu Yani sekitar pukul 12.30 WIB,” kata Sholihin, Selasa (18/8/2026).

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membawa bayi untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Pemeriksaan dilakukan oleh bidan jaga Puskesmas Curahtulis, Retno Windaningtiyas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi relatif baik. Bayi tersebut masih menangis kuat dan tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan yang serius. Panjang badannya tercatat sekitar 51 sentimeter.

Meski demikian, informasi mengenai berat badan bayi dalam laporan awal masih perlu dikonfirmasi kembali karena terdapat ketidaksesuaian angka.

Kasus penemuan bayi tersebut kini ditangani aparat kepolisian. Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi tersebut di dalam rombong.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo untuk memastikan penanganan bayi, termasuk kemungkinan pengasuhan apabila tidak ada pihak keluarga yang datang.

“Untuk kondisi bayinya sampai saat ini masih sehat dan sedang dirawat di Puskesmas Tongas,” ujar Zainullah.

Ia menegaskan, kepolisian masih memberikan kesempatan kepada orang tua maupun keluarga bayi yang mengetahui keberadaannya untuk datang dan memberikan keterangan.

Zainullah mengimbau pihak yang merasa meninggalkan bayi tersebut agar tidak ragu mendatangi kepolisian dan menyampaikan informasi secara terbuka.

“Kami berharap yang merasa menelantarkan bayinya segera menemui kami di Mapolres Probolinggo Kota secara baik-baik. Dari sisi kemanusiaan, sangat disayangkan jika bayi sampai ditelantarkan atau dibuang seperti itu,” katanya.

Sementara waktu, bayi masih menjalani perawatan di Puskesmas Tongas. Jika dalam beberapa hari tidak ada keluarga yang datang mengakui atau mengambil bayi tersebut, kepolisian akan menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.