73 Siswa di Tiga SD Kota Kediri Karacunan MBG, SPPG Langsung Ditutup

AKURAT.CO, Sebanyak 73 siswa dari tiga sekolah dasar (SD) di Kota Kediri dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (22/4/2026).
Tiga sekolah yang terdampak adalah SD Ketami 2, SD Ketami 1, dan SD Tempurejo 1.
73 siswa yang terdampak, paling banyak berasal dari SD Ketami 2 dengan 53 Siswa, diikuti SD Ketami 1 sebanyak 11 siswa, dan SD Tempurejo 1 sebanyak 9 siswa.
Gejala yang dialami para siswa bervariasi mulai dari mual, muntah, pusing, diare, hingga demam ringan.
"Keluhan yang dialami siswa di antaranya mual, muntah, pusing. Hingga kini tidak ada laporan siswa yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit," kata Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Jumat (24/4/2026).
Vinanda turun tangan memimpin rapat darurat bersama Satgas MBG Kota Kediri guna menangani kasus ini secara serius.
Insiden ini bermula dari laporan Kepala SD Ketami 2 kepada Dinas Kesehatan Kota Kediri pada hari Kamis (23/4/2026), yang langsung direspon petugas kesehatan dengan mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium.
"Dari hasil sampel memang ditemukan bakteri e.coli. Secara teknis itu menunjukkan makanan sudah basi," ujarnya.
Adapun menu MBG yang disajikan pada hari itu terdiri dari roti bagel, ayam saus tiram, tahu orak-arik, sup kacang merah dan kentang, serta buah kelengkeng.
Sampel yang diuji merupakan satu porsi makanan dari distribusi hari tersebut.
Satgas MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendalam ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempurejo, dapur penyedia yang bertanggung jawab mendistribusikan makanan ke ketiga sekolah tersebut.
Koordinator Wilayah SPPG Kota Kediri, Armeityansyah, mengungkapkan bahwa investigasi awal menemukan sejumlah dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP).
Atas serangkaian temuan pelanggaran tersebut, operasional SPPG Tempurejo resmi dihentikan sementara sambil menunggu keputusan resmi dari BGN Pusat.
"Yang pasti ditutup sementara, selanjutnya menunggu surat dari BGN Pusat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 4Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 5Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 6Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 7Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 8Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 9Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 10Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari








