Musuh Alami Hilang, Tikus Serang 30 Hektare Lahan Padi di Lumajang

AKURAT.CO, Hama tikus menyerang lahan tanaman padi di Desa Darungan dan Desa Kraton, Kecamatan Yosowilangun. Tikus menyerang sekitar 30 hektare lahan.
Menurut informasi yang dihimpun, serangan hama tikus ini terjadi selama dua pekan terakhir sehingga para petani dibuat resah. Hama menyerang tanaman padi yang berumur satu hingga dua bulan lebih setelah masa tanam.
"Sejumlah petani terancam gagal panen. Kerugian para petani diperkirakan mencapai Rp 3 juta per petak," kata salah satu petani.
Penyuluh Pertanian Kecamatan Yosowilangun, Misnaji, mengatakan salah satu faktor penyebab serangan hama tikus karena tidak ada musuh alami tikus, berupa burung hantu dan ular sehingga populasi tikus bertambah.
"Luasan lahan padi yang rusak ada 30 hektare," kata Misnaji.
Para petani mulai memasang plastik di sekeliling sawah agar tikus tidak masuk ke dalam sawah dan merusak tanaman padi. Hama tikus juga ditanggulangi dengan pestisida.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Harga BBM Pertamina Pertengahan Agustus 2026
- 2Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
- 3Seorang Istri di Lumajang Potong Alat Kelamin Suami karena Cemburu
- 4Bromo Belum Buka Pascakebakaran, Mata Pencaharian Warga Jadi Perhatian
- 5Anggota Kodim Probolinggo Meninggal Kecelakaan Saat Pulang Tugas Pemadaman Karhutla Bromo
- 6Wali Kota Pasuruan Kukuhkan 74 Paskibraka
- 7Walkot Pasuruan Serahkan Remisi Napi hingga Beri Hadiah Bayi yang Lahir di HUT ke-81 RI
- 8Geger Bayi Laki-Laki Ditemukan Dalam Laci Rombong Cilok di Tongas Probolinggo
- 9Gelombang Perairan Pasuruan Landai, Aman untuk Melaut
- 10Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Mulai 1 Maret 2026







