Jatim

Hati-hati, Jalur Lumajang-Malang Licin dan Berbahaya Saat Hujan

Syukron Nuaim Hayat | 26 Februari 2024, 12:50 WIB
Hati-hati, Jalur Lumajang-Malang Licin dan Berbahaya Saat Hujan

AKURAT.CO, Intensitas hujan tinggi menyebabkan jalan raya penghubung Lumajang menuju Malang, khususnya di Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, menjadi sangat licin dan berbahaya. Kondisi jalan lingkar selatan tersebut penuh lumpur bercampur air hujan, yang membuat pengendara yang melintas mengurangi laju kendaraannya agar tidak tergelincir. 

Yuli sebagai warga Pronojiwo, Kabupaten Lumajang ini mengatakan, beberapa hari hujan berintensitas sedang hingga deras, mengguyur wilayah tersebut. Alhasil, membuat debu tanah hasil tambang tersebut menjadi lumpur, hingga menutup seluruh bahu jalan nasional tersebut. 

“Sudah dari dua hari kemarin, hampir seluruh wilayah Lumajang ini diguyur hujan, jadinya jalanannya tertutup lumpur, yang membuat kendaraan yang melintas tergelincir jika melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya, Senin (26/2/2024).

Namun karena padatnya kendaraan yang melintas tersebut melaju pelan. Kemacetan pun tidak dapat dihindari lagi. Terutama pada kendaraan beroda empat atau lebih, hanya sepeda motor saja yang dapat melintas. 

“Itupun juga harus berhati hati, sepeda motor yang melintas, harus berbelok – belok melewati sela – sela mobil yang melaju lambat, oleh sebab itu, warga setempat turut membantu mengatur dan mengarahkan kendaraan yang melintas dengan sukarela bergotong royong agar kemacetan tersebut bisa terurai,” ungkapnya. 

Selain itu, kondisi jalan yang berada di wilayah pegunungan tersebut membuat semakin berbahaya. Selain licin, jalan tersebut juga penuh tanjakan yang berkelok. 

“Bahkan pada malam hari, jalanan di wilayah Piket Nol sempat macet total, jadinya banyak pengendara roda empat yang terpaksa berhenti dan menunggu untuk bisa lewat lagi,” tandasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.