Ibu Guru Dijambret di Pasuruan, Tas Berisi Dokumen dan Uang Amblas

AKURAT.CO, Siska Dwi Virdiana (28), seorang guru warga Kecamatan Kraton, dijambret saat mengendarai motor bersama anak balitanya di Desa Karangsetul, Kecamatan Gondangwetan, Kecamatan Pasuruan. Pelaku merampas tas berisi uang dan dokumen penting.
Informasi yang dihimpun penjambretan bermula saat korban berkendara dari rumah menuju Desa Ranggeh dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru putih, Sabtu (9/5/2026) pukul 18.00 WIB. Ia bersama anaknya masih berusia lima tahun turut dibonceng di bagian depan motor.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba disalip dari sisi kanan oleh seorang pria tak dikenal yang mengendarai Honda Vario putih. Pelaku disebut bertubuh tinggi besar langsung menarik tas slempang korban dan kabur ke arah utara.
Meski panik, korban tak sampai terjatuh dan langsung berusaha mengejar sambil membunyikan klakson serta berteriak meminta tolong. Kejar-kejaran sempat berlangsung, namun pelaku akhirnya lolos setelah masuk ke gang arah selatan yang dikenal sepi di wilayah Gondangwetan.
Suami korban, Bahrul Munir (30), warga Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, berharap masyarakat membantu memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku maupun barang milik korban. Menurutnya, di dalam tas istrinya ada KTP, ATM BRI dan Bank Jatim, serta dua handphone. Total kerugian Rp12,2 juta.
“Kalau ada CCTV di sekitar lokasi atau ada yang mengetahui HP dijual, mohon informasinya. Di dalam tas ada KTP, ATM BRI dan Bank Jatim, serta dua handphone milik istri saya,” ujarnya.
Menurut Bahrul, uang tunai yang berada di dalam tas tidak banyak. Namun dua handphone milik istrinya menyimpan banyak data pekerjaan penting.
“Uangnya sekitar Rp 200 ribu. Tapi yang paling penting dua HP itu karena isinya data pekerjaan bertahun-tahun,” katanya.
Ia juga menyebut, korban sempat mengejar pelaku cukup jauh usai kejadian. Setelah kehilangan jejak, korban akhirnya melapor ke Polsek Keboncandi.
Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan.
“Anggota Polsek Keboncandi sudah mendatangi TKP, menerima laporan korban dan melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan,” jelasnya.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan korban serta menelusuri kemungkinan keberadaan pelaku maupun barang hasil kejahatan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak









