Jatim

Penambang yang Tertimbun Material Gunung Semeru Meninggal

Syukron Nuaim Hayat | 22 Juni 2026, 10:56 WIB
Penambang yang Tertimbun Material Gunung Semeru Meninggal
Ilustrasi.

AKURAT.CO, Very Irawan (33), penambang pasir yang tertimbun material sisa awan panas guguran Gunung Semeru, Sabtu (20/6/2026), akhirnya meninggal dunia.

"Korban meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto," ujar Manajer Pusdalops BPBD kabupaten Lumajang Dwi Nur Cahyo, Minggu (21/6/2026).

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah kemudian diserahkan ke rumah duka.

Very Irawan, warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, mengalami luka bakar 80 persen setelah tertimbun material sisa awan panas guguran Gunung Semeru.

Baca: Penambang Pasir Luka Bakar Parah Tertimbun Material Semeru

Korban sebelumnya melakukan aktivitas penambangan secara manual sejak Jumat (19/6) malam dan tertimbun material panas pada Sabtu (20/6) dini hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa material vulkanik yang menimbun korban merupakan endapan sisa awan panas guguran yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Meskipun sudah mengendap selama lebih dari enam bulan, material vulkanik tersebut ternyata masih menyimpan suhu panas yang sangat tinggi dan berbahaya jika bersentuhan langsung dengan kulit.

"Jadi, kondisi materialnya masih panas, kalau terkena kulit bisa menyebabkan luka bakar," kata Isnugroho.

Menurut Isnugroho saat kejadian korban melakukan aktivitas penambangan di dalam zona terlarang.

"Korban juga menambang di zona yang dilarang," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.