Jatim

"Pertalite Habis, Saya Terpaksa Beli Pertamax..."

Syukron Nuaim Hayat | 11 Juni 2026, 10:02 WIB
"Pertalite Habis, Saya Terpaksa Beli Pertamax..."
Antrean di SPBU Latek, Bangil, Pasuruan.

AKURAT.CO, Pengguna Pertamax di Pasuruan menurun setelah harga BBM Ron 92 itu naik tinggi. Pengguna Pertamax beralih ke Pertalite.

Petugas SPBU 54.671.10 di Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Chusaeri, mengonfirmasi penjualan Pertamax turun hingga 60 persen. Itu tercatat di hari pertama kenaikan harga Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.

"Dilihat dari buku pengeluaran setiap pompa untuk Pertamax menurun drastis sekitar 60 persen," kata Chusaeri, Kamis (11/6/2026).

Baca: Harga Pertamax Meroket!

Chusaeri menyebut penjualan Pertalite lebih banyak dari sebelumnya. Pompa Pertalite khusus sepeda motor ramai karena pengguna Pertamax beralih.

"Pertalite sore sudah habis biasanya sampe malam, banyak sepeda motor pindah ke Pertalite soalnya," tuturnya.

Di sisi lain, banyak pengendara motor terpaksa beli Pertamax karena stok Pertalite habis. Di SPBU Rejoso, pada hari pertama kenaikan Pertamax, stok Pertalite sudah habis pada pukul 13.00 WIB.

"Banyak yang terlanjur datang terpaksa membeli Pertamax. Saya terpaksa isi Pertamax karena Pertalite habis," kata M Rois, salah satu pembeli di SPBU Rejoso.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.