Jatim

Pemkab Pasuruan Siapkan Armada Terjun ke Desa-Desa Kekurangan Air Bersih

Dhani Ramadani | 3 Juni 2026, 11:14 WIB
Pemkab Pasuruan Siapkan Armada Terjun ke Desa-Desa Kekurangan Air Bersih
BPBD Kabupaten Pasuruan pasok air bersih. (Dok./Istimewa)

AKURAT.CO, Menjelang puncak kemarau yang diperkirakan pada bulan Juli sampai Oktober nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memastikan distribusi air bersih secara rutin ke masyarakat yang membutuhkan. Truk-truk tangki disiapkan untuk menyuplai kebutuhan warga di desa-desa terdampak kekeringan.

“Dalam waktu dekat, kami pastikan dropping air bersih berjalan setiap hari. Itu langkah cepat agar masyarakat tidak sampai kesulitan air,” kata Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Rabu (3/6/2026).

Permohonan air bersih berasal dari belasan desa yang masuk peta rawan kebencanaan. Tersebar di enam kecamatan. Yakni, Gempol, Winongan, Lumbang, Pasrepan, Lekok, dan Kejayan.

Di Kecamatan Gempol, ada Desa Wonosunyo dan Bulusari yang langganan kekeringan. Sedangkan di Kecamatan Winongan, krisis air bersih rentan menerpa Desa Jeladri, Kedungrejo dan Sumberejo. Untuk Kecamatan Lumbang, ada Desa Lumbang, Watulumbung, Cukurguling, dan Karangjati.

Sementara di Pasrepan, ada Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, dan Desa Petung. Sedangkan di Kecamatan Lekok, kriris air bersih sering melanda Pasinan dan Balunganyar, Semedusari, dan Wates. Lalu, di Kecamatan Kejayan ada Desa Kedungpengaron.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan strategi jangka panjang. Salah satunya dengan pembangunan tandon air berkapasitas besar serta pencarian sumber air baru yang bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan armada tangki air untuk mendukung distribusi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini sebelum puncak kemarau tiba.

Hal yang sama dilakukan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan mulai mematangkan program penyediaan air bersih gratis bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan. Tahun 2026 ini, sebanyak 2.172 Sambungan Rumah (SR) air bersih disiapkan untuk warga di 21 desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air layak. Program SR gratis tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas layanan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan air bersih.

"Sesuai arahan Bapak Bupati Pasuruan, akan digulirkan sebanyak 2.172 sambungan rumah gratis yang tersebar di 21 desa rawan air bersih,” kata Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Susanti Adi Peni.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.