Jatim

BPBD Kabupaten Pasuruan Siapkan Pompa Air Portabel Atasi Banjir

Eko Krisyanto | 13 April 2026, 23:27 WIB
BPBD Kabupaten Pasuruan Siapkan Pompa Air Portabel Atasi Banjir
Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan. (Syukron Nuaim Hayat)

AKURAT.CO, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan berencana mendatangkan unit armada mobil pompa air portabel senilai Rp 2,2 miliar guna mempercepat penyusutan genangan air di titik banjir. Langkah ini diambil sebagai solusi atas durasi banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi dan transportasi warga.

Berbeda dengan pompa permanen, unit portabel ini dipilih karena memiliki mobilitas tinggi sehingga bisa langsung diterjunkan ke lokasi terdampak paling parah. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengungkapkan bahwa anggaran besar tersebut sebanding dengan kemampuan mesin yang dirancang khusus untuk durasi kerja panjang.

"Mobil pompa air portabel fungsinya untuk menyedot air dari pemukiman dan langsung dibuang ke sungai terdekat secara terus-menerus. Armada ini bisa bergerak dinamis mengikuti titik banjir yang berpindah-pindah lokasi," kata Sugeng, Senin (13/4/2026).

Sugeng berharap alat ini menjadi solusi instan ketika sistem drainase konvensional sudah meluap akibat curah hujan yang sangat tinggi. Menurutnya, mobil pompa ini penting mengingat kemampuannya dalam memberikan respons cepat dan menjangkau lokasi bencana dalam waktu singkat.

Menurut Sugeng, alat tersebut mampu membuang debit air dalam volume tinggi agar genangan segera surut. Hal itu bisa mengurangi lama genangan untuk meminimalisir kerusakan rumah warga serta infrastruktur jalan yang ada.

Saat ini pihak BPBD tengah melakukan kajian teknis mendalam terkait spesifikasi mesin agar sesuai dengan karakteristik wilayah Pasuruan. Proses pemilihan vendor pun dilakukan dengan sangat teliti agar mendapatkan alat yang sesuai dengan beban kerja berat di lapangan.

Jika seluruh proses administrasi dan pengadaan berjalan lancar, armada penyedot banjir ini ditargetkan sudah siap beroperasi sebelum puncak musim penghujan. Melalui kombinasi teknologi modern dan normalisasi saluran air, kerugian materiil warga akibat bencana tahunan dapat ditekan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.