Jatim

Rumah Qur’an Sahabat Tuli Al Izzah Wujud Komitmen Pembangunan Inklusif Kota Pasuruan

Syukron Nuaim Hayat | 19 April 2026, 09:13 WIB
Rumah Qur’an Sahabat Tuli Al Izzah Wujud Komitmen Pembangunan Inklusif Kota Pasuruan
Pemkot Pasuruan menunjukkan komitmen mewujudkan pembangunan inklusif. Salah satunya dengan peresmian Rumah Qur’an Sahabat Tuli (RQST) Al Izzah Kota Pasuruan.

AKURAT.CO, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menunjukkan komitmenn mewujudkan pembangunan inklusif. Salah satunya dengan peresmian Rumah Qur’an Sahabat Tuli (RQST) Al Izzah Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, meresmikan RQST Al Izzah pada Sabtu (18/4/2026) sore di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Wali Kota yang akrab disapa Mas Adi ini menyampaikan apresiasi atas perjuangan panjang dalam mendirikan Rumah Qur’an Sahabat Tuli Al Izzah. Mas Adi menilai, proses tersebut bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan komitmen dan konsistensi yang kuat selama bertahun-tahun.

“Terima kasih atas perjuangannya untuk peresmian Rumah Qur’an Sahabat Tuli ini. Perjuangan ini tidak mudah, memerlukan komitmen dan konsistensi. Alhamdulillah, dari Jawa Timur sudah dibagikan sekitar 2.000 juz ‘amma untuk sahabat tuli, termasuk di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mas Adi berharap keberadaan Rumah Qur’an Sahabat Tuli Al Izzah dapat menjadi penyemangat bagi para Pertakin untuk terus belajar Al-Qur’an, meskipun sebelumnya dihadapkan pada keterbatasan tempat dan fasilitas.

“Selamat atas peresmian Rumah Qur’an Sahabat Tuli Al Izzah Kota Pasuruan. Ini menjadi semangat baru untuk menguatkan para sahabat tuli dalam belajar Al-Qur’an. Selama ini mungkin masih banyak keterbatasan tempat dan fasilitas, namun ini menjadi komitmen kita untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif,” tambahnya.

Mas Adi juga menyinggung perjalanan pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara sederhana, mulai dari memanfaatkan Musholla di rumah dinas Wakil Wali Kota hingga Pendopo Surga Surgi dengan fasilitas yang terbatas. Namun, semangat belajar para sahabat tuli tetap tinggi.

Dengan diresmikannya Rumah Qur’an tersebut, Mas Adi berharap tempat ini dapat menjadi sarana untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Terus belajar dan memberikan manfaat bagi semua, sehingga Kota Pasuruan menjadi kota yang inklusif tanpa terkecuali. Pemerintah akan terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana bagi seluruh warga, termasuk sahabat tuli yang tergabung dalam Perkumpulan Tunarungu Indonesia (Pertakin) di Kota Pasuruan,” pungkasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.