Jatim

Tiga Orang Tewas Kecelakaan di Jalur Leter S Bromo, TNBTS Janji Evaluasi Transportasi Wisata

Eko Krisyanto | 2 Juni 2026, 11:13 WIB
Tiga Orang Tewas Kecelakaan di Jalur Leter S Bromo, TNBTS Janji Evaluasi Transportasi Wisata
Jalur leter S Bromo.

AKURAT.CO, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi wisata di kawasan Bromo menyusul dua kecelakaan maut yang terjadi di jalur Leter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dalam sepekan terakhir.

Dua kecelakaan yang diduga dipicu gangguan sistem pengereman itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, termasuk seorang wisatawan asal Korea Selatan.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut sekaligus memastikan evaluasi besar-besaran akan dilakukan bersama seluruh pihak terkait.

Baca: Polisi-TNBTS Rencana Pasang Barier di Jalur Leter S Bromo yang Rawan Kecelakaan

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang terdampak. Sebagai langkah evaluasi ke depan, TNBTS akan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap aspek keselamatan transportasi wisata di kawasan," ujar Endrip, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada peningkatan pengawasan terhadap kelayakan operasional kendaraan wisata, penguatan standar keselamatan bagi pelaku jasa wisata, hingga kesiapsiagaan penanganan kondisi darurat.

"Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi antara lain peningkatan pengawasan terhadap kelayakan operasional kendaraan wisata, penguatan komitmen pelaku jasa wisata terhadap standar keselamatan, peningkatan kesiapsiagaan dan koordinasi penanganan keadaan darurat, serta mekanisme respons dan evakuasi apabila terjadi insiden di kawasan," jelasnya.

Baca: Waspadai Jalur Leter S Bromo Rawan Kecelakaan, Sepekan Tiga Nyawa Melayang

Selain itu, TNBTS juga mendukung proses penyelidikan yang dilakukan aparat untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sebagai dasar perbaikan sistem keselamatan di kawasan wisata Gunung Bromo.

"TNBTS akan mendukung proses penanganan yang dilakukan oleh pihak berwenang guna memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab kejadian, sehingga langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," tutupnya.

Satlantas Polres Pasuruan sudah berkoordinasi dengan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) untuk mengambil langkah mencegah kecelakaan di jalur menuju lautan pasir dari Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, tersebut.

Baca: Toyota Hardtop Rem Blong Tabrak Tebing di Bromo, Sopir dan Wisatawan Tewas

"Kami berkoordinasi dengan TNBTS dan berencana memasang barier di tepi tebing dan tepi jurang. Barier tersebut rencananya dari ban bekas. Kami juga berencana akan ada penambahan rambu-rambu himbauan kepada masyarakat yang akan turun ke Lautan Pasir bromo," kata Kapos Lantas Kejayan, Aiptu Sugeng Wahono.

Pihaknya dan TNBTS juga memiliki perhatian khusus kendaraan matik, pasalnya jalan menuju lautan pasir banyak tikungan tajam.

"Kemungkinan akan dipasang rambu untuk kendaraan matik tidak diperbolehkan untuk turun ke lautan pasir mengingat banyak tanjakan dan tikungan yang sangat tajam," terangnya.

Seperti diberitakan kecelakaan maut dialami kendaraan wisata Toyota Hardtop bernopol BG-1478-EF, Jumat (29/5/2026) pagi di jalur leter S, menyebabkan sopir dan satu penumpang penumpang tewas.

Sepekan sebelumnya, kecelakaan maut dialami wisatawan asal Korea Selatan (Korsel), Jumat (22/5/2026) pukul 11.30 WIB di lokasi yang sama.

Wisatawan Korsel yang berboncengan dengan temannya mengendarai motor Honda Vario nopol L 4167 DL, tewas di lokasi, sementara temannya luka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.