Jatim

Bupati Probolinggo Datangi Polres Minta Begal dan Debt Collector Nakal Ditindak Tegas

Raphel Aziza | 11 April 2026, 16:34 WIB
Bupati Probolinggo Datangi Polres Minta Begal dan Debt Collector Nakal Ditindak Tegas
Bupati Probolinggo bersama Kapolres. (Raphel Aziza)

AKURAT.CO, Kasus begal dan praktik debt collector nakal marak di Probolinggo. Hal itu meresahkan warga.

Bupati Probolinggo, Muhammad Haris (Gus Haris), turun tangan. Ia mendatangi Polres Probolinggo dan bertemu langsung Kapolres AKBP M. Wahyudin Latif, minta pelaku ditindak tegas.

Didampingi Kepala Bakesbangpol Hari Kriswanto, Gus Haris menegaskan bahwa situasi kamtibmas tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan biasa. Ia meminta langkah konkret dan cepat dari kepolisian.

“Silaturahim iya, tapi yang utama koordinasi kondisi mutakhir. Begal marak, debt collector juga. Ini tidak bisa dibiarkan, harus segera ada solusi nyata,” tegasnya, Sabtu (11/4/2026) siang.

Menurutnya, keresahan masyarakat sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Pemkab Probolinggo sendiri telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari penambahan penerangan jalan hingga mendorong partisipasi warga menjaga lingkungan. Namun, ia menilai upaya itu belum cukup tanpa penindakan tegas di lapangan.

“Kami sudah bergerak. Tapi ini butuh penanganan serius dari aparat. Harus jadi atensi khusus,” ujarnya.

Gus Haris mengingatkan, keamanan adalah fondasi utama. Ketika rasa aman runtuh, dampaknya bukan hanya pada kriminalitas, tetapi juga merembet ke aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.

“Kalau masyarakat tidak merasa aman, semuanya terganggu. Ekonomi ikut terdampak, aktivitas harian juga. Ini persoalan serius,” tandasnya.

Ia juga menyoroti bahwa fenomena begal bukan hanya terjadi di Probolinggo, tetapi juga meluas di sejumlah daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan hingga Lumajang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk lambat bertindak.

“Justru ini alarm. Negara harus benar-benar hadir, dan masyarakat harus merasakannya,” katanya.

Menanggapi desakan tersebut, Kapolres Wahyudin Latif menyatakan kesiapan jajarannya untuk meningkatkan langkah penanganan. Ia menegaskan koordinasi dengan pemerintah daerah akan diperkuat agar respons terhadap gangguan kamtibmas lebih cepat dan terukur.

“Kami siap memperkuat langkah bersama. Koordinasi intensif ini penting agar setiap persoalan bisa segera kita tangani,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa soliditas Forkopimda menjadi kunci menjaga stabilitas wilayah di tengah meningkatnya potensi gangguan keamanan.

“Ini menunjukkan Forkopimda Probolinggo tetap kompak dan solid,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.