Bupati Probolinggo Datangi Polres Minta Begal dan Debt Collector Nakal Ditindak Tegas

AKURAT.CO, Kasus begal dan praktik debt collector nakal marak di Probolinggo. Hal itu meresahkan warga.
Bupati Probolinggo, Muhammad Haris (Gus Haris), turun tangan. Ia mendatangi Polres Probolinggo dan bertemu langsung Kapolres AKBP M. Wahyudin Latif, minta pelaku ditindak tegas.
Didampingi Kepala Bakesbangpol Hari Kriswanto, Gus Haris menegaskan bahwa situasi kamtibmas tidak bisa lagi ditangani dengan pendekatan biasa. Ia meminta langkah konkret dan cepat dari kepolisian.
“Silaturahim iya, tapi yang utama koordinasi kondisi mutakhir. Begal marak, debt collector juga. Ini tidak bisa dibiarkan, harus segera ada solusi nyata,” tegasnya, Sabtu (11/4/2026) siang.
Menurutnya, keresahan masyarakat sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Pemkab Probolinggo sendiri telah melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari penambahan penerangan jalan hingga mendorong partisipasi warga menjaga lingkungan. Namun, ia menilai upaya itu belum cukup tanpa penindakan tegas di lapangan.
“Kami sudah bergerak. Tapi ini butuh penanganan serius dari aparat. Harus jadi atensi khusus,” ujarnya.
Gus Haris mengingatkan, keamanan adalah fondasi utama. Ketika rasa aman runtuh, dampaknya bukan hanya pada kriminalitas, tetapi juga merembet ke aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kalau masyarakat tidak merasa aman, semuanya terganggu. Ekonomi ikut terdampak, aktivitas harian juga. Ini persoalan serius,” tandasnya.
Ia juga menyoroti bahwa fenomena begal bukan hanya terjadi di Probolinggo, tetapi juga meluas di sejumlah daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan hingga Lumajang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk lambat bertindak.
“Justru ini alarm. Negara harus benar-benar hadir, dan masyarakat harus merasakannya,” katanya.
Menanggapi desakan tersebut, Kapolres Wahyudin Latif menyatakan kesiapan jajarannya untuk meningkatkan langkah penanganan. Ia menegaskan koordinasi dengan pemerintah daerah akan diperkuat agar respons terhadap gangguan kamtibmas lebih cepat dan terukur.
“Kami siap memperkuat langkah bersama. Koordinasi intensif ini penting agar setiap persoalan bisa segera kita tangani,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa soliditas Forkopimda menjadi kunci menjaga stabilitas wilayah di tengah meningkatnya potensi gangguan keamanan.
“Ini menunjukkan Forkopimda Probolinggo tetap kompak dan solid,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak






