Dua Begal yang Bacok Wisatawan Perempuan di Pasuruan Ditangkap

AKURAT.CO, Tim Jatanras Polda Jatim menangkap dua pelaku begal wisatawan perempuan di jalur wisata Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (2/5/2026) pukul 04.30 WIB. Pelaku berinisial JF (19) dan SAS (25), warga Desa Ngembal, diamankan pada Senin (4/5/2026) dini hari.
"Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. JF ditangkap di Burneh Bangkalan. SAS kami tangkap di Tutur Kabupaten Pasuruan," kata Panit I Unit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Iptu Ario Senopati, Senin (4/5/2026).
Dalam menjalankan aksinya, JF bertugas sebagai pengemudi motor dan SAS selaku eksekutor. Dengan senjata celurit, keduanya nekat dan tega melukai korban yang tak menuruti permintaannya.
Baca: Wisatawan Perempuan Dibacok Begal di Tutur Pasuruan, Motornya Dirampas
"Saat kejadian, korban sempat melawan untuk mempertahankan kendaraannya. Namun pelaku lebih agresif. Serangan langsung diarahkan ke tubuh korban," tuturnya
Dari hasil pendalaman, kedua pelaku bukan sekali beraksi. Mereka sudah beraksi enam kali di empat wilayah, yakni di Maluku dan Pasuruan.
Polisi mengamankan sebilah celurit dan 2 unit sepeda motor milik korban dan pelaku. Kedua pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.
"Kedua pelaku dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," pungkasnya.
Sebelumnya, kawanan begal bersenjata celurit bacok dan rampas motor wisatawan perempuan di jalur wisata Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/5/2026) pukul 04.30 WIB. Korban EDR (23) warga Kelurahan Pasrung, Buduran, Sidoarjo, berboncengan dengan temannnya, HN (22), warga Kelurahan Sarirogo, Buduran, Sidoarjo.
Saat korban hendak menuju lokasi wisata Bukit Premium di wilayah Tutur, tepat di depan pintu masuk utama wisata Bhakti Alam Ngembal, Tutur, mereka dipepet oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor matic warna hitam. Pelaku yang mengenakan jaket hoodie hitam dan masker menghentikan korban secara paksa sambil mengacungkan senjata tajam jenis celurit.
Korban berusaha mempertahankan sepeda motornya, namun salah satu pelaku langsung membacok korban hingga mengenai bahu kiri. Setelah membacok korban, pelaku merampas sepeda motor Honda Scoopy warna hijau bernopol W-3650-NET milik korban. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah jalur bawah Welang menuju Kejayan.
Korban EDR mengalami luka di bahu kiri sepanjang kurang lebih 15 sentimeter dan harus mendapatkan 12 jahitan, terdiri dari enam jahitan dalam dan enam jahitan luar. Polisi melakukan penyelidikan kasus ini dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk rekan korban dan warga setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Identitas Korban Meninggal dan Luka Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak







