Jatim

Siswa Kelas 1 SMP di Pasuruan Kena Gendam, Motor PCX Dibawa Kabur Pria Baru Kenal

Eko Krisyanto | 17 Juli 2026, 21:48 WIB
Siswa Kelas 1 SMP di Pasuruan Kena Gendam, Motor PCX Dibawa Kabur Pria Baru Kenal
Lokasi korban bertemu pelaku. (Eko Krisyanto)

AKURAT.CO, Seorang pelajar kelas 1 SMP di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan berinisial D kehilangan sepeda motor Honda PCX. Motor korban dibawa kabur dua pria yang baru dikenalnya. Korban diduga terkena gendam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya telah membuat janji bertemu dengan dua pria untuk melakukan transaksi vapor di Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Rabu (15/7). Saat bertemu, pelaku mengajak korban berpindah dari tepi jalan ke depan area makam dengan alasan lokasi tersebut lebih aman untuk bertransaksi.

Vapor milik korban kemudian disepakati seharga Rp50 ribu. Salah seorang pelaku menyerahkan uang Rp100 ribu kepada korban.

Setelah uang diterima, pelaku berdalih hendak membeli sesuatu di toko. Pelaku meminta izin meminjam sepeda motor Honda PCX milik korban.

Tanpa menaruh curiga, korban menyerahkan kunci motornya karena mengira transaksi telah selesai dan pelaku akan segera kembali. Namun, pelaku justru melarikan diri membawa sepeda motor tersebut ke arah barat dan tidak pernah kembali.

"Korban dikasih uang Rp100 ribu, lalu pelaku pinjam motor dengan alasan ke toko. Ternyata motornya langsung dibawa kabur," ujar Zaenal, warga sekitar, Jumat (17/7/2026).

Akibat kejadian itu, korban kehilangan sepeda motor Honda PCX. Sementara uang Rp100 ribu yang ditinggalkan pelaku menjadi satu-satunya barang yang tersisa di tangan korban.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi kini melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku. Aksi dua pelaku memperdaya korban memang terekam kamera CCTV.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.