Jatim

Wali Kota Pasuruan Minta Masyarakat Beri Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Syukron Nuaim Hayat | 19 Juni 2026, 17:07 WIB
Wali Kota Pasuruan Minta Masyarakat Beri Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

AKURAT.CO, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pasuruan menggelar Sensus Ekonomi 2026. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi) meminta masyarakat dan pelaku usaha memberikan data riil yang sesuai dengan fakta kepada petugas.

“Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap sepuluh tahunan. Sensus Ekonomi menjadi kesempatan penting untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi secara menyeluruh sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” kata Mas Adi, dikutip dari ramapati.pasuruankota.go.id, Jumat (19/6/2026).

Mas Adi menyampaikan hal itu dalam acara Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Acara dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan, Pj Sekda, Asisten, Kepala BPS, Jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkungan Pemkot Pasuruan.

Menurutnya Sensus Ekonomi 2026 memiliki momentum berbeda karena menyajikan data yang lebih komprehensif. Basis data yang kuat sangat dibutuhkan pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan, terutama berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah.

“Penyajian data yang komprehensif menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi existing ekonomi kita, sekaligus memetakan langkah perencanaan ke depan,” imbuhnya.

la menekankan agar masyarakat tidak hanya sekadar mengisi kuesioner, melainkan menyampaikan informasi secara jujur. Melalui data tersebut, pemerintah dapat melihat potret ekonomi masyarakat secara nyata, mulai dari skala mikro hingga usaha besar.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Kota Pasuruan sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Data hasil sensus akan menjadi landasan penting dalam menyusun berbagai program pembangunan ekonomi, terlebih saat ini pemerintah dihadapkan pada tantangan ekonomi global serta perkembangan teknologi dan digitalisasi yang berlangsung cepat.

Mas Adi menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk turut menyosialisasikan pelaksanaan sensus ini kepada masyarakat luas.

“Sensus ini tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat. Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya bersama mendapatkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.