Jatim

BPS Kota Pasuruan Terjunkan 148 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Syukron Nuaim Hayat | 17 Juni 2026, 08:00 WIB
BPS Kota Pasuruan Terjunkan 148 Petugas Sensus Ekonomi 2026
BPS Kota Probolinggo. (Istimewa)

AKURAT.CO, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pasuruan menerjunkan sebanyak 148 petugas untuk melakukan pendataan lapangan Kegiatan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. BPS mengajak seluruh pelaku usaha serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program berskala nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali tersebut.

“Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan ekonomi terbesar dan paling lengkap di Indonesia yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Sensus Ekonomi kali ini akan memperoleh data yang akurat, terkini, dan komprehensif,” kata Kepala BPS Kota Pasuruan Noyo Purwoko dalam acara Kolaborasi Membangun Ekonomi di Kota Pasuruan melalui Sensus Ekonomi 2026 di Gedung Gradhika, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan cakupan Sensus Ekonomi 2026 meliputi seluruh aktivitas ekonomi mulai dari sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, hingga berbagai jenis jasa, baik kegiatan fisik maupun ekonomi digital. Target respondennya adalah pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), hingga usaha berskala besar, serta masyarakat.

Noyo menambahkan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi semua elemen. BPS Kota Pasuruan mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan sensus demi terwujudnya data ekonomi yang berkualitas dan terpercaya.

“Para petugas sudah mendapat pelatihan, semuanya lulus, kompeten, dan siap untuk melaksanakan tugas di lapangan,” jelas Noyo.

la mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar menyampaikan data ekonominya secara terbuka dan jujur sesuai dokumen yang dimiliki saat didatangi petugas. la optimistis kegiatan SE 2026 di Kota Pasuruan akan berjalan lancar seiring adanya dukungan besar dari Pemerintah Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menambahkan data ekonomi yang valid menjadi kebutuhan mendasar dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi aset strategis bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Hasil sensus ini akan memberikan gambaran kondisi ekonomi terkini, termasuk perkembangan sektor usaha dan potensi ekonomi yang dimiliki daerah. Maka sampaikan data secara faktual dan riil,” ujar Mas Adi sapaan akrab Wali Kota.

Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pemberdayaan ekonomi yang tepat sasaran. Hasil sensus ini juga memberikan gambaran kondisi ekonomi terkini, termasuk perkembangan sektor usaha dan potensi ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Mas Adi juga meminta seluruh petugas sensus menjalankan perannya secara profesional, teliti, dan bertanggung jawab agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Mari kita dukung dan sukseskan bersama Sensus Ekonomi kolaborasi BPS dan Pemerintah Kota Pasuruan tahun 2026,” tandasnya.

Acara pelepasan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pasuruan ditandai dengan penyerahan sekaligus penyematan atribut sensus secara simbolis oleh Wali Kota Pasuruan beserta Kepala BPS yang diikuti oleh seluruh petugas. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.