Monyet Liar Masuk Sekolah, Damkar Pasuruan Turun Lakukan Penangkapan

AKURAT.CO, Aktivitas belajar mengajar di Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatus Salafiyah, Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, dibuat tidak nyaman oleh kemunculan seekor monyet liar, Jumat (5/6/2026). Satwa tersebut bahkan beberapa kali mendekati area kelas saat para siswa tengah mengerjakan soal ujian.
Kemunculan monyet liar itu akhirnya membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pasuruan turun tangan. Mereka datang ke lokasi untuk melakukan pemantauan sekaligus menyiapkan strategi penangkapan agar satwa tersebut tidak terus mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, monyet itu sudah terlihat berkeliaran di sekitar sekolah sejak dua hari terakhir. Awalnya satwa tersebut hanya bergelantungan di pepohonan yang berada di sekitar kawasan sekolah. Namun sejak Kamis pagi, monyet mulai turun dan masuk ke lingkungan sekolah.
Tim Damkar turun tangan. (Istimewa).
Dalam video yang diterima, monyet liar itu tampak mondar-mandir di area tangga sekolah sambil mencari makanan. Sesekali hewan tersebut berpindah tempat dan mendekati bangunan kelas sehingga menarik perhatian para siswa.
Kehadiran satwa liar itu membuat suasana sekolah sempat tegang. Beberapa siswa terlihat penasaran dan mencoba mendekat, sementara yang lain memilih menjauh karena khawatir monyet tersebut bertindak agresif.
Nur Khasanah, salah satu guru MA Tarbiyatus Salafiyah, mengatakan kemunculan monyet sudah terjadi beberapa hari terakhir. Namun sebelumnya satwa tersebut hanya berada di atas pohon dan belum memasuki area sekolah.
"Ini tadi ada lagi, pas anak-anak ujian. Panik tadi takut masuk ruang kelas," ujarnya.
Pihak sekolah pun segera berkoordinasi dengan Damkar Kota Pasuruan. Selain dikhawatirkan mengganggu jalannya ujian, keberadaan monyet liar itu juga dinilai berpotensi membahayakan siswa apabila merasa terancam atau terpancing oleh kerumunan.
Petugas Damkar yang datang ke lokasi langsung melakukan pemantauan terhadap pergerakan satwa tersebut. Namun upaya evakuasi tidak bisa dilakukan secara gegabah karena monyet kerap berpindah ke area hutan mangrove yang berada di sekitar sekolah.
"Monyet tadi keluar ke hutan mangrove, jadi kita kesulitan kalau berada di luar area sekolah. Saat ini kami siapkan strategi dengan memasang jebakan menggunakan umpan makanan," kata Benu, petugas Damkar yang berada di lokasi.
Hingga siang hari, monyet tersebut masih beberapa kali terlihat bergelantungan di pohon dekat lingkungan sekolah. Petugas terus memantau pergerakannya sambil menunggu momen yang tepat untuk melakukan penangkapan.
Pihak sekolah berharap satwa liar itu segera berhasil diamankan sehingga pelaksanaan ujian dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung kembali dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak





