Jatim

Balon Udara Meledak di Blitar, 1 Orang Tewas dan 2 Orang Luka Berat

Dhani Ramadani | 27 Mei 2026, 18:34 WIB
Balon Udara Meledak di Blitar, 1 Orang Tewas dan 2 Orang Luka Berat
Olah TKP ledakan balon udara di Blitar. (Istimewa)

AKURAT.CO, Ledakan balon udara yang digantung petasan terjadi di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Rabu (27/5/ 2026), saat warga sedang melaksanakan salat Iduladha. Ledakan menewaskan satu orang dan melukai dua anak.

Tiga korban dalam kejadian tersebut masing-masing berinisial I (23); ADR (11); dan D (12). Semua korban merupakan warga Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni menjelaskan korban bersama enam anak lainnya bermain menerbangkan balon udara tanpa awak di lokasi kejadian. Balon udara itu diberi petasan.

“Sewaktu warga sedang melaksanakan Salat Iduladha, korban bersama enam anak lainnya main menerbangkan balon udara tanpa awak di TKP dan digantungkan petasan,” ungkap Aiptu Muheni.

Warga yang mendengar suara ledakan keras langsung mendatangi lokasi kejadian dan memberikan pertolongan awal kepada para korban. Selain itu, warga juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas gabungan dari SPKT dan Tim Inafis Satreskrim Polres Blitar kemudian mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Akibat ledakan tersebut, korban I mengalami luka sangat parah pada bagian tubuhnya. Ttngan kanan korban putus serta mengalami luka bakar pada siku, wajah, dan perut. Saat ditemukan, I berada dalam kondisi tidak sadar dan kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, korban ADR mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan dagu. Sedangkan D juga mengalami luka lecet pada jari tangan kiri dan wajah. Kedua korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan medis.

“Korban atas nama I setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia. Untuk dua korban lainnya masih mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ucap Muheni.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.