Jatim

Partai Golkar Kota Pasuruan Perkuat Kader Muda Hadapi Pemilu 2029

Syukron Nuaim Hayat | 9 Maret 2026, 08:56 WIB
Partai Golkar Kota Pasuruan Perkuat Kader Muda Hadapi Pemilu 2029
Buka bersama Partai Golkar Kota Pasuruan kepengurusan periode 2025–2030.

AKURAT.CO, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Pasuruan menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi dan strategi politik menuju Pemilu 2029. Salah satu upayanya dengan komposisi kepengurusan yang dirancang untuk menjawab tantangan politik ke depan.

"Sebanyak 40 persen pengurus berasal dari kalangan anak muda, sejalan dengan bonus demografi serta dominasi pemilih muda yang diperkirakan mencapai 70 persen pada Pemilu 2029," kata Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Timur yang juga Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, saat agenda konsolidasi kepengurusan periode 2025–2030 dan buka bersama di Kantor DPD Partai Golkar Kota Pasuruan, Jalan Pahlawan, Minggu (8/3/2026).

Adi Wibowo yang juga Wali Kota Pasuruan mengatakan kepengurusan juga memberikan ruang bagi perempuan dengan proporsi sekitar 30 persen. Jumlah tersebut bahkan disebut melampaui ketentuan minimal keterwakilan perempuan dalam struktur partai.

"Sementara 30 persen lainnya merupakan kader senior yang menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan panjang Partai Golkar," jelas pria yang akrab disapa Mas Adi.

Menurut Mas Adi, keberhasilan Golkar pada pemilu mendatang sangat ditentukan oleh performa kepemimpinan kader partai yang saat ini berada di pemerintahan maupun di lembaga legislatif. Kinerja kepemimpinan di Pemerintah Kota Pasuruan dan anggota DPRD akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar.

Ia juga menargetkan seluruh proses konsolidasi organisasi tingkat bawah segera rampung. Mulai dari Musyawarah Kecamatan (Muscam), Musyawarah Desa (Musdes), hingga Musyawarah Kelurahan (Muskel) ditargetkan selesai pada Juni mendatang.

"Selain konsolidasi internal, Golkar Kota Pasuruan juga berupaya membangun sinergi, komunikasi, serta kolaborasi dengan program-program pemerintah. Hal ini karena Golkar merupakan bagian dari partai yang berada dalam pemerintahan," jelasnya.

Mas Adi menegaskan bahwa Partai Golkar bekerja berdasarkan sistem organisasi, bukan kepentingan individu. Dalam partai, tidak ada pemilik saham prioritas maupun hak veto pribadi.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Rapat Kerja DPD sebagai forum merumuskan program strategis lima tahun ke depan, dengan fokus pada penguatan organisasi dan pengkaderan agar kontribusi partai bagi masyarakat semakin nyata.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Mokhamad Misbakhun, menyampaikan apresiasi terhadap kepengurusan baru DPD Golkar Kota Pasuruan. Ia juga memberikan penghormatan kepada tokoh dan pejabat yang hadir serta menyambut anggota baru dan pengurus organisasi sayap partai.

"Partai Golkar merupakan partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk mengabdi dalam politik. Golkar adalah milik rakyat Indonesia. Siapapun bisa menjadi bagian dari perjuangan politik di Partai Golkar,” katanya.

Ia juga mengingatkan perjalanan panjang Golkar yang telah melewati berbagai dinamika sejak masa Orde Baru hingga era reformasi saat ini. Di Kota Pasuruan sendiri, Golkar berhasil mencatatkan peningkatan signifikan pada Pemilu sebelumnya dengan perolehan kursi DPRD yang melonjak dari tiga menjadi sembilan kursi.

Namun, menurut Misbakhun, kemenangan tersebut harus dijaga dengan kerja keras seluruh kader. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kekompakan sebagai kunci utama mempertahankan kebesaran Partai Golkar.

“Tidak ada kader yang lebih besar dari partai. Perbedaan pendapat boleh saja, tetapi harus tetap dalam disiplin partai,” tegasnya.

Untuk mempertahankan kemenangan pada pemilu mendatang, Misbakhun mendorong kader Golkar terus memperkuat konsolidasi, solidaritas, serta sinergi antarstruktur partai. Selain itu, kader juga diminta aktif turun ke masyarakat dan melakukan rekrutmen kader-kader baru yang kuat.

"Saya berharap kepengurusan yang baru dapat membawa Partai Golkar Kota Pasuruan menjadi organisasi yang semakin kuat, solid, dan terus mendapat kepercayaan masyarakat," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.