Pemkot Pasuruan Tidak Bangun TPS 3R Baru Tahun Ini, Optimalkan 14 Unit yang Dimiliki

AKURAT.CO, Pemkot Pasuruan tidak menambah tempat pembuangan sampah dengan prinsip reduce, reuse dan recycle (TPS 3R) tahun ini. 14 TPS 3R yang ada akan dioptimalkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Petamanan (DLHKP) Kota Pasuruan, Samsul Rizal, mengatakan tidak adanya tambahan TPS 3R yang dibangun pemkot karena anggaran yang dimiliki oleh DLHKP terbatas. Hal itu dampak dari pemotongan dana tranfer ke daerah (TKD) oleh pusat.
"Proyek fisik sementara dihentikan. Karena itu jumlah TPS 3R dipastikan tetap sampai tahun depan," kata Rizal, Rabu (4/2/2026).
Rizal mengungkapkan 14 TPS 3R berada di Kelurahan Tembokrejo, Bukir, Karanganyar, Purutrejo, dan Krampyangan. Lalu di Bugullor, Blandongan, Randusari, Karangketug dan Sebani. Masing-masing ada satu TPS-3R di kelurahan tersebut. Serta dua TPS-3R di Gadingrejo. Dan tahun lalu, DLHKP menambah dua TPS 3R di Kelurahan Pohjentrek dan Wirogunan.
Meski jumlahnya belum ideal, keberadaan TPS 3R dinilai bermanfaat dan bisa mengurangi jumlah sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah juga bisa didaur ulang menjadi barang yang lebih berguna, langsung dipilah. Idealnya TPS 3R ada di tiap kelurahan.
"Keberadaan TPS 3R ini sangat bermanfaat. Karena, sampah rumah tangga tidak langsung dibawa ke TPA," pungkasnya.
Selain memaksimalkan keberadaan TPS 3R, pihaknya juga meningkatkan peran bank sampah di tingkat RW dan keberadaan 224 kader lingkungan yang tersebar di 34 kelurahan di empat kecamatan. Sehingga, jumlah sampah yang masuk ke TPA Blandongan, bisa tereduksi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





