11 Warga Lumajang Meninggal Kena DBD Sepanjang 2024

AKURAT.CO, Sebanyak 11 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lumajang meninggal dunia sepanjang 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Rosyidah menyebut kasus DBD tahun 2024 meningkat 3 kali lipat dibanding tahun lalu 2023.
"Kasus demam berdarah tahun ini naik 3 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Tahun 2024 ini sebanyak 673, sedangkan tahun 2023 lalu 200 kasus," kata Rosyidah, Sabtu (9/11/2024).
Pihaknya menggencarkan fogging atau pengasapan di titik sebaran nyamuk aedes aegypti. Fogging dilakukan untuk membunuh sebaran nyamuk aedes aegypti dewasa.
Salah satunya di Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang. Di Desa Banjarwaru ada 6 warga meninggal karena DBD, 3 di antaranya anak-anak. "Daerah tersebut memiliki catatan sebaran wabah DBD saat memasuki musim hujan," jelasnya.
Peningkatan kasus DBD disebut karena perubahan cuaca dari kekeringan hingga musim hujan. Warga diminta untuk terlibat aktif memberantas sarang nyamuk di lingkungan sekitar dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Identitas Korban Meninggal dan Luka Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak





