AKURAT.CO, Kasus demam berdarah (DBD) di Jatim tinggi. Hingga pekan ketiga Februari 2024 mencapai 3.638 kasus.
"Angka DBD tertinggi ada Kabupaten Probolinggo dengan 600 kasus di tahun 2024. Sedangkan di Kota Surabaya saat ini terdapat lebih dari 30 kasus DBD," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Jatim drg Sulvi Anggraeni, Senin (4/2/2024).
"Surabaya memang masih terkendali dibandingkan beberapa kabupaten kota yang kasusnya cukup banyak," tambahnya.
Data Dinkes Jatim, kasus DBD sepanjang tahun 2023 sebanyak 9.041. Pada 2024 ini, kasus sudah mencapai 3.638 sampai Februari minggu ketiga.
Kasus DBD memang meningkat saat musim hujan. Biasanya peningkatan terjadi di akhir atau awal tahun.
Pencegahan DBD yang dapat dilakukan yakni menerapkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara menguras, menutup, mendaur ulang (3M) plus. "Vaksinasi tetap jalan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak






