Jatim

Selamat! Kampoeng Heritage Kajoetangan Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional

M. Rafix | 8 Desember 2025, 18:14 WIB
Selamat! Kampoeng Heritage Kajoetangan Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional

AKURAT.CO, Kampoeng Heritage Kajoetangan Kota Malang meraih juara 1 Pokdarwis tingkat Nasional dalam Anugrah Wonderful Indonesia Award 2025 oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Ketua Pokdarwis Kampoeng Heritage Kajoetangan, Mila Kurniawati mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih Kampoeng Heritage Kajoetangan. 

"Alhamdulillah, hari ini menjadi salah satu momen paling berharga dalam perjalanan kami. Setelah melewati proses yang panjang, penuh dinamika, kerja keras, dengan penuh kebersamaan, akhirnya Pokdarwis Kampoeng Heritage Kajoetangan meraih juara 1 Nasional Wonderful Indonesia Awards 2025 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang diterima di Jakarta pada 5 Desember 2025," kata Mila dalam keterangan di Malang, Senin (8/12/2025).

Mila mengatakan, capaian tersebut yang bukan hanya milik pengelola, tetapi milik seluruh warga Kayutangan.

"Ini menjadi bukti bahwa kerja kecil yang dilakukan secara konsisten, dengan hati yang tulus, mampu menghasilkan perubahan besar. Bahwa kekuatan utama KJT terletak pada kebersamaan, partisipasi warga, dan komitmen menjaga warisan budaya," tegas Mila yang juga bendahara Pokdarwis Kota Malang.

Menurut Mila, prestasi yang diraih adalah pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Ini adalah energi baru untuk terus memperbaiki tata kelola, memperkuat pemberdayaan, merawat lingkungan, dan menjaga nilai-nilai heritage agar tetap hidup bagi generasi selanjutnya.

Pihaknya tak lupa menghaturkan rasa terima kasih pada para pemangku kepentingan, antara lain tim Pokdarwis, seluruh warga Kayutangan, komunitas, pemerintah, mitra, dan semua pihak termasuk Forkom Pokdarwis dan semua kampung tematik yang mensupport.

"Kami berharap, semoga keberhasilan hari ini menjadi inspirasi untuk pokdarwis dan kampung lainnya untuk terus berkreasi. Prestasi ini berdampak signifikan, termasuk peningkatan kunjungan wisatawan ke kampung tersebut," ujar Mila. 

Sebelumnya, Kampoeng Heritage Kajoetangan juga pernah mendapatkan anugerah dari Kementerian Pariwisata RI Anugerah Dewa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023, Kajoetangan Heritage meraih juara 5 untuk kategori digital dan konten kreatif. 

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, mengaku bangga salah satu Pokdarwis dalam lingkup koordinasi Forum Komunikasi Pokdawis Kota Malang 2 kali meraih juara. 

Isa Wahyudi yang akrab disapa Ki Demang mengatakan, Pokdarwis Kajoetangan Heritage menorehkan juara 2 kali. Meski ada pergantian pengurus, namun pengurus Kajoetangan Heritage terbukti solid, kompeten dan handal. Kuncinya K3, yaitu Komitmen, Kompak dan Konsisten. 

"Pokdarwis Kajoengan Heritage mengelola kampung Kayutangan sebagai wisata andalan Kota Malang dengan banyak ragam sajian. Medayoh, susur kampung, arak-arakan. Dan, ternyata itu paket kunjungan yang mampu menggerakan seluruh potensi Kayutangan," kata Ki Demang.

Diketahui, dalam Anugerah Wonderful Indonesia Award untuk kategori Pokdarwis terbaik, penghargaan ini ditujukan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang telah menunjukkan kinerja dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga iklim pariwisata yang kondusif. 

"Mereka dinilai dari kemampuannya menerapkan nilai-nilai Sapta Pesona dan menunjukkan komitmen yang kuat dalam menciptakan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ujar Ki Demang.

Kriteria lain, dikatakan Ki Demang, memiliki SK pengukuhan dari Kepala Desa, memiliki SK dari Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, memiliki Struktur Organisasi dan AD/ART.

"Belum pernah meraih penghargaan juara Nasional dengan kategori yang sama, serta menyediakan dokumen dan media pendukung (program kerja, SOP, dokumentasi, video kegiatan, dan lainnya)," pungkas Ki Demang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.