Jatim

27 Tim Berlaga di Festival Dayung Wali Kota Pasuruan Cup 2025

Bagus Zuhair | 26 Juli 2025, 21:09 WIB
27 Tim Berlaga di Festival Dayung Wali Kota Pasuruan Cup 2025

AKURAT.CO, Suasana pantai di pesisir Panggungrejo, Kota Pasuruan, riuh oleh teriakan penonton dan deru dayung perahu nelayan, Sabtu (26/7/2025). Sebanyak 27 tim dari wilayah pesisir Kota dan Kabupaten Pasuruan berlaga di Festival Dayung Wali Kota Pasuruan ke-9 tahun 2025.

Menggunakan perahu nelayan tradisional, masing-masing tim yang berisi lima orang harus mendayung sejauh 200 meter pulang-pergi. Di tengah lintasan, peserta memutar di tonggak bendera merah putih sebelum kembali ke garis finis. Ajang ini menjadi kompetisi tahunan yang sudah dinanti warga.

“Peserta berasal dari berbagai daerah pesisir seperti Lekok, Grati, Nguling, dan lainnya. Tahun ini kami siapkan hadiah Rp5 juta untuk juara pertama,” kata Lukman Hakim, panitia lomba.

Ajang ini tak sekadar jadi tontonan. Beberapa peserta adalah atlet aktif yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI). Salah satunya Misnadi (65), nelayan asal Tambak Lekok yang berhasil menang di sesi pertama lomba.

“Butuh kekompakan dan teknik pernapasan yang bagus. Kami ikut lomba ini bukan cuma cari hiburan, tapi juga bukti bahwa nelayan bisa berprestasi,” ujar Misnadi.

Wakil Wali Kota Pasuruan H. M. Nawawi (Mas Nawawi) bersama jajaran hadir dalam lomba dayung. Mas Nawawi mengucapkan terima kasih kepada stake holder yang mendukung kegiatan lomba dayung.

"Atas nama Pemerintah Kota Pasuruan saya mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada seluruh stake holder yang mendukung kegiatan lomba dayung walikota cup tahun 2025 khususnya peserta dan TNI Polri semua mendukung," ucapnya.

"Harapannya kedepan kegiatan lomba dayung dilaksanakan tingkat regional, event seperti ini mungkin ada komunitas, harapannya dengan ada kegiatan ini memperkenalkan pariwisata sekaligus budaya lokal di Kelurahan Panggungrejo," harapnya.

Menurutnya lomba dayung ini merupakan event tahunan yang dapat mendorong perekonomian lokal.

"Kegiatan lomba dayung sebagai event tahunan juga sebagai pemantik agar perekonomian lokal disini juga semakin baik, daya beli masyarakatnya juga semakin baik, bagi lingkungan karena ini menjadi event tahunan, dapatnya mendatangkan produk UMKM lokal," pungkasnya.

Camat Panggungrejo, Hermanto, menyebut festival ini tak hanya menarik minat warga lokal, tetapi juga wisatawan. Menurutnya, lomba semacam ini berpotensi menjadi media pembinaan atlet dari kalangan nelayan.

“Kami akan terus dorong agar event ini lebih profesional. Targetnya ke depan bisa jadi ajang pencarian bibit atlet dayung dari pesisir Pasuruan,” jelas Hermanto.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.