Pemkab Pasuruan Terjunkan 100 Petugas Periksa Kesehatan Hewan Kurban

AKURAT.CO, Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban dengan melakukan pemeriksaan di sejumlah lapak penjualan ternak.
Petugas memeriksa kondisi fisik hewan mulai dari mata, hidung, mulut, kulit, bulu hingga suhu tubuh, serta dipastikan mampu berdiri dan berjalan normal sebelum dinyatakan sehat.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi, mengatakan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjadi bagian penting dalam menjamin keamanan pangan masyarakat saat Idul Adha.
“Penyakit ternak masih ada seperti penyakit mulut dan kuku yang masih harus kita waspadai dan penyakit menular lainnya. Selain itu, kelayakan ternak untuk bisa digunakan sebagai hewan kurban atau tidak harus diperhatikan, dilihat poel tidaknya dan lainnya,” katanya, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan menerjunkan 100 petugas dan pengawas hewan kurban yang disebar di 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan selama Hari Raya Idul Adha sampai H+3.
“Jadi kami bentuk Tim Pengawas Hewan Qurban ada 100 orang yang kita sebar di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan selama pemeriksaan hewan qurban,” imbuhnya.
Petugas yang melakukan pemeriksaan juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan apron guna menjaga keamanan selama proses pemeriksaan berlangsung.
DKP3 juga menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai bukti kelayakan ternak yang kemudian ditempel di lapak penjualan.
“Setelah diperiksa dokter hewan dan petugas dengan hasil semuanya sehat dan kami berikan surat keterangan kesehatan hewan,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang hewan kurban, Irfan mengaku permintaan hewan kurban mulai meningkat menjelang Idul Adha.
"Saya menyediakan 10 ekor sapi dan 80 ekor kambing untuk dijual," katanya.
Harga kambing dibanderol mulai Rp2,5 juta hingga Rp4,5 juta per ekor, sedangkan sapi bali dijual mulai Rp20 juta per ekor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak









