Krisis Air Bersih, Warga Desa di Lumajang Gali Sumur Bor Sedalam 20 Meter

AKURAT.CO, Musim kemarau panjang membuat warga Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, mengalami krisis air bersih. Warga harus mengambil air sungai, untuk mendapatkan air demi kebutuhan sehari - hari.
Krisis air di desa ini paling parah di dua dusun. Yakni Dusun Umbul Sari dan Dusun Krajan.
Yuli, salah satu warga mengatakan sumur - sumur yang ada mengering total usai diterjang lahar dingin Gunung Semeru, beberapa bulan lalu. Kondisi ini di perparah musim kemarau yang berkepanjangan.
"Jadinya setiap hari kami di sini sulit mendapatkan air bersih, belum lagi, saya membutuhkan setidaknya enam galon air bersih setiap harinya," terangnya, Kamis (15/8/2024).
Warga setempat mengambil air sungai untuk keperluan mencuci pakaian dan mandi setiap hari. Bahkan tidak sedikit warga rela mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menggali sumur lebih dalam.
“Dulu cukup menggali sedalam 6 meter sudah keluar air. Sekarang, ada warga yang harus menggali hingga 20 meter lebih dengan biaya mencapai Rp 4 juta,” tuturnya.
BPBD Lumajang menjelaskan pihaknya sudah berupaya memberikan bantuan suplai air bersih. "Setiap hari kami menyalurkan air bersih pada warga desa yang terdampak. saat ini kami sudah mendistribusikan 21 tandon air berkapasitas 1.200 liter di Desa Pulo," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Darmawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 4Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 5Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 6Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari
- 7Polisi Selidiki Empat Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 8Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean Panjang di Seluruh SPBU
- 9Kapolres Probolinggo Buka Suara Soal Video Viral Polisi Ribut dengan Warga
- 10Tas Anyaman Ibu-ibu Pasuruan Tembus Malaysia-Turki, Laku 4.000 Pieces Sebulan








