Jatim

BPBD Jatim Belum Modifikasi Cuaca Meski 11 Daerah Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

Syukron Nuaim Hayat | 13 Juli 2026, 09:41 WIB
BPBD Jatim Belum Modifikasi Cuaca Meski 11 Daerah Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Ilustrasi. (Istimewa/ChatGPT)

AKURAT.CO, BPBD Jatim belum melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) meski sebanyak 11 daerah di Jawa Timur telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

"Belum dilakukan OMC karena saat ini masih ada hujan lokal yang terjadi di Jawa Timur," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto kepada awak media beberapa hari lalu.

Jika nanti dilakukan, lanjut Gatot, OMC akan difokuskan untuk lahan-lahan pertanian yang kesulitan mendapat air bersih.

Gatot menyebut, puncak musim kemarau 2026 diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus.

Ke-11 kabupaten yang telah menetapkan status siaga darurat kekeringan yakni di Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, dan Jember.

Sejauh ini, sudah ada enam kabupaten yang telah melakukan distribusi air bersih ke masing-masing wilayah yang mengalami kekeringan, yakni Bondowoso, Probolinggo, Bojonegoro, Pasuruan, Bangkalan, dan Jember.

Total 594 ribu liter didistribusikan ke wilayah tersebut.

Berdasar data BPBD Jatim, pada tahun 2026 ini, kekeringan berpotensi melanda di 29 daerah se-Jawa Timur dengan rincian 916 desa.

BPBD Jatim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 612.071.550 untuk stok air bersih sebanyak 867 rit, stok tandon sebanyak 50 buah, dan stok tandon lipat sebanyak 100 buah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.