Jatim

Dijanjikan Kerja Pemandu Lagu di Tretes, Ibu Muda Asal Tangerang Ditelantarkan di Pandaan

Wahyu SK | 4 Juli 2023, 14:01 WIB
Dijanjikan Kerja Pemandu Lagu di Tretes, Ibu Muda Asal Tangerang Ditelantarkan di Pandaan

AKURAT.CO Seorang ibu muda berinisal LA (22), beralamat Tangerang, Jabar, terlantar di Pandaan bersama bayinya yang masih berusia 10 bulan. LA datang ke Pandaan karena dijanjikan bekerja sebagai pemandu lagu di Tretes, Prigen, namun dibohongi.

Ibu muda yang sebelumnya mengaku bekerja di salah satu salon kecantikan di Tangerang, ini mengaku mendapatkan tawaran sebagai pemandu lagu dari agen travel. Agen travel itu yang mengantarkan dirinya bersama beberapa perempuan lain yang di juga dijanjikan pekerjaan serupa.

"Saya ditawari kerja di sini sebagai LC, biaya berangkat ke sini dipotong gaji setelah kita kerja katanya," tutur LA sambil menggendong bayinya, di Terminal Pandaan, Selasa (4/7/2023).

Setelah sampai di Treres, Prigen, pihak travel yang mengantar LA bertemu sesorang, yang ditengarai sebagai mucikari, dan menyerahkan LA untuk dipekerjakan. Namun entah mengapa, LA ditolak kerja dan ditinggal di salah satu minimarket terkenal yang ada di Prigen. Sedangkan pihak travel pergi setelah menerima sejumlah uang dari orang yang menerima LA.

"Saya nggak tahu kenapa tidak diterima kerja, saya jadi bingung karena di dini saya tidak memiliki kenalan atau saudara," lanjut LA.

LA kemudian mendatangi Polsek Prigen diantar warga untuk meminta surat jalan sebagai modal pulang kembali ke Tangerang. Oleh Polisi, LA diantar ke Terminal Pandaan dan diserahkan ke Petugas Dishub untuk selanjutnya dibantu transportasi ke Tangerang.

Petugas jaga Dishub Terminal Pandaan, Rochim, kepada AKURAT.CO membenarkan pihaknya kedatangan petugas kepolisian bersama seorang wanita yang membawa anaknya.

Berbekal surat keterangan dari kepolisian, petugas terminal memfasilitasi mencarikan angkutan bus untuk LA pulang ke Tangerang. "Kita bantu mencarikan bus LA dan anaknya," tegas Rohim.

Petugas terminal Pandaan tidak kali ini saja menerima pelimpahan kasus seperti LA. "Hal-hal begini sering kita temui di sini, pernah pula ada perempuan yang minta perlindungan ke terminal," pungkas Rohim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
M