Jatim

Kenaikan Harga Kantong Plastik Mulai Dirasakan Pedagang Pasar di Kota Pasuruan

Dhani Ramadani | 6 April 2026, 12:52 WIB
Kenaikan Harga Kantong Plastik Mulai Dirasakan Pedagang Pasar di Kota Pasuruan
Pedagang Pasar Besar Kota Pasuruan.

AKURAT.CO, Sebagian pedagang kecil di Kota Pasuruan terpaksa memangkas keuntungan karena kenaikan harga plastik yang naik mencapai 2 kali lipat. Sejumlah pedagang di pasar-pasar tradisional di Kota Pasuruan memilih mengalah daripada menaikkan harga dagangannya imbas dari kenaikan plastik yang biasa digunakan untuk tas kresek itu.

"Pedagangnya yang bingung. Mau menaikkan harga, kasihan pembelinya karena kondisi ekonomi susah sekali sekarang. Kasihan karena yang beli juga sama dengan kami orang-orang kelas bawah," ujar Yusuf salah satu pedagang di Pasar Besar Kota Pasuruan, Senin (6/4/2026).

Kenaikan plastik dicontohkan seperti tas kresek berisi 100 biji yang biasanya Rp 20 ribu, kini mencapai Rp 40 ribu. Pedagang yang biasanya memberikan kantong kresek dobel kepada pembeli, saat ini harus berhemat dengan memberikan 1 buah saja.

"Biasanya didobeli kan? Sekarang karena kreseknya naik harganya jadi tidak bisa kasih dobel," lanjutnya.

Kenaikan harga plastik kabarnya dikarenakan pasokan bahan bakunya terganggu konflik di Timur Tengah. Harga bahan baku plastik, yaitu nafta (senyawa hidrokarbon hasil turunan minyak bumi) naik hampir 45% dalam satu bulan terakhir.

Di dunia industri, gabungan pengusaha makanan dan minuman melaporkan harga plastik kemasan sudah naik hingga 50%. Di sisi lain, perusahaan yang bergerak dalam rantai industri petrokimia dan plastik mengatakan sedang dalam "mode bertahan".

Selain plastik, sejumlah harga barang lain seperti suplemen, obat, dan kosmetik juga naik akibat perang di Timur Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.