Jatim

Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik di Tengah Perang Timur Tengah

Syukron Nuaim Hayat | 31 Maret 2026, 08:06 WIB
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik di Tengah Perang Timur Tengah
SPBU. (Ilustrasi)

AKURAT.CO, Kementerian ESDM memastikan harga BBM subsidi tidak naik di tengah perang yang masih berkecamuk di Timur Tengah. Ketersediaan BBM saat ini disebut masih aman dan memadai.

"Untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman, kepada wartawan.

Laode meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi yang akan keluar 1 April 2026 soal harga terbaru BBM nonsubsidi di Indonesia.

"Untuk BBM Nonsubsidi kita tunggu 1 April saja ya," ujarnya.

Laode menambahkan, ketersediaan BBM maupun LPG juga dipastikan dalam kondisi aman dan memadai.

"Stok bbm maupun LPG sangat aman dan memadai, agar tidak panic buying," katanya.

Viral di media sosial X soal perkiraan harga BBM nonsubsidi naik tajam.

Dalam postingan salah satu akun media sosial X yang memposting soal data proyeksi harga BBM non subsidi pada 1 April 2026 menyebutkan harga BBM jenis Pertamax pada April sebesar Rp 17.000 per liter.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.