Dapur SPPG di Kota Pasuruan Tutup Karena Dana Macet, Wali Murid Malah Bersyukur

AKURAT.CO, Beberapa dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Pasuruan dilaporkan tutup karena terkendala belum cairnya dana bantuan pemerintah (banper). Tutupnya beberapa dapur SPPG itu menjadikan beberapa sekolah di Kota Pasuruan juga berhenti mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di sisi lain wali murid justru merasa senang atas berhentinya MBG itu.
Terhitung sejak Senin (8/6/2026) beberapa SPPG tutup hingga waktu belum diketahui. Beberapa SPPG yang diinformasikan tutup yaitu di wilayah Kelurahan Tembokrejo dan Purutrejo. Pengelola SPPG tersebut juga menyebarkan surat pemberitahuan penghentian operasional dapur SPPG yang mereka kelola.
"Sehubungan belum cairnya dana bantuan pemerintah (Banper), maka operasional dapur SPPG kita hentikan sementara sampai ada pemberitahuan lanjut hingga waktu yang belum ditentukan," bunyi keterangan dalam surat pemberitahuan tersebut.
Berhentinya pembagian MBG di beberapa wilayah di Kota Pasuruan ternyata disambut gembira oleh pihak sekolah maupun orangtua siswa. Menurut salah satu guru di sebuah sekolah dasar swasta di wilayah Tembokrejo. Pihaknya tidak merasa terbebani dengan berhentinya pembagian MBG tersebut.
"Malah Alhamdulilah kalau MBG-nya berhenti seterusnya. Karena terus terang itu membuat pembelajaran jadi kurang kondusif. Selama ada MBG jam pelajaran bisa terpotong sampai 2 jam karena guru ikut menyiapkan, membagikan, sampai membereskan," jelas guru tersebut.
Hal yang sama disampaikan Retno salah satu wali murid di sebuah TK swasta. Menurutnya saat pembagian kuisioner para wali murid di sekolah tersebut sudah kompak menolak MBG.
"Di sini wali muridnya mayoritas tidak setuju ada MBG karena kami lebih percaya masakan dari pihak sekolah dan menunya lebih enak-enak. Kok tetap saja dibagikan MBG. Ya syukur kalau sekarang berhenti (MBG)," ujarnya.
Sebelumnya beberapa SPPG juga ditutup karena belum memiliki saluran pembuangan atau IPAL yang memenuhi standar operasional.
"Dari 6 SPPG tersebut ada sebagian yang melakukan konsultasi, sebagian lainnya kami datangi untuk mengecek serta pengawasan," kata Samsul Rizal Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 4Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 5Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 6Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 7136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 8Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 9Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 10Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari








