Tiga Orang Pasuruan Meninggal Diviralkan Akibat Miras, Polisi Tegaskan Tidak Benar

AKURAT.CO, Tiga warga Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia di waktu yang berdekatan. Kabar beredar di tengah masyarakat dan media sosial mereka meninggal dunia karena pesta minuman keras (miras). Polisi menegaskan kabar itu tidak benar.
Tidak orang yang diviralkan meninggal dunia karena pesta miras itu bernama Sugeng Prayitno (30), Adi Siswoyo (30) dan Sugiman (30).
Kapolsek Purwodadi AKP Pujianto, yang turun ke TKP bersama anggotanya melakukan penyelidikan sebab kematian ketiga warga tersebut.
"Setelah kami mencari informasi dan bukti aktual di TKP serta dari keluarga dekat korban, akhirnya bisa disimpulkan bahwa ketiga warga tersebut meninggal dunia bukan disebabkan oleh miras, melainkan dikarenakan sakit sesak nafas dan sakit jantung," kata Pujianto, Sabtu (25/5/2024).
Pujianto menjelaskan terkait kematian Sugeng Prayitno. Sebelum meninggal dunia, Sugeng mengeluh sakit kepala dan sesak nafas. Korban telah sempat minum obat sakit kepala, namun tidak sembuh.
Karena sakitnya belum sembuh ia diantar keluarganya untuk periksa ke RSUD Lawang pada Selasa (21/5/2024) pukul 02.00 WIB. Sugeng meninggal di RSUD Lawang pada hari Selasa (21/5/2024) pukul 11.00 WIB.
"Menurut diagnosa dokter yang menangani, korban datang dalam keadaan sadar dan tidak ada bau alkohol dari mulutnya. Korban mengeluh sesak nafas, dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ternyata di dalam darah korban terdapat sisa-sisa racun yang mengganggu kesehatan dan mengakibatkan korban meninggal dunia," jelas Pujianto.
"Menurut keterangan ibu korban, Wartini dan kakaknya Santoso, korban meninggal dunia karena sakit bukan dikarenakan minum minuman keras," ungkap Pujianto.
Sedangkan Adi Siswoyo meninggal dunia di rumahnya, Rabu (22/5/2024) pukul 04.00 WIB. Adi sebelum meninggal dunia tidak punya keluhan apapun dan tidak ada indikasi usai minum-minuman beralkohol.
Menurut keterangan dari Sri Widiastutik, kakak kandungnya, sebelum meninggal Adi sempat takziyah ke rumah Sugeng dan dalam keadaan sehat.
"Dan Sugiman, meninggal dunia pada Rabu (22/5/2024) pukul 05.00 WIB di Puskesmas Purwodadi, tepat 1 jam setelah kematian Adi," jelas Pujianto.
Menurut keterangan Tri Yulianingsih yang merupakan istri korban kepada polisi, sebelum meninggal dunia Sugiman sempat hadir takziyah ke rumah Sugeng bersama warga. Saat itu Sugiman dalam keadaan sehat dan tidak ada indikasi habis minum minuman beralkohol.
"Menurut penjelasan Tri Yulianingsih bahwa Sugiman sebelum meninggal dunia sempat mengeluh sesak nafas dan selanjutnya diantar ke Puskesmas Purwodadi," tutup Pujianto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3136 Burung Sitaan dari Pasar Gelap Dilepasliarkan di Hutan Tretes Pasuruan
- 4Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 5Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 6Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 7Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 8Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 9Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 10Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari









