Jatim

Puluhan Siswa SD di Madiun Diduga Keracunan Udang Menu MBG

Dhani Ramadani | 10 September 2026, 10:14 WIB
Puluhan Siswa SD di Madiun Diduga Keracunan Udang Menu MBG
Puluhan siswa SDN 2 Kanigoro, Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). - Istimewa

AKURAT.CO, Puluhan siswa SDN 2 Kanigoro, Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, (9/9/ 2026). Sebanyak 30 siswa dan 2 guru dilaporkan mengalami keluhan seperti pusing, mual, muntah, hingga sakit perut. Para korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sukosari dan RSUD Kota Madiun untuk mendapat penanganan.

Katimja Surveilans Immunisasi dan Penyakit Menular di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Madiun, Tri Wahyuning Novitasari menyatakan, petugas surveilans sudah mengambil sampel makanan dari menu MBG. Sampel itu sudah dikirim ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti keracunan makanan yang menimpa 30 siswa dan dua guru.

“Jadi penyebab keracunan makanan baru bisa dipastikan usai hasil laboratorium keluar. Saat ini kami masih menunggu (hasilnya) karena sampel makanan harus kami kirim ke laboratorium yang ada di Surabaya," kata Novita.

Di Puskesmas Sukosari, enam murid dan seorang guru sempat menjalani perawatan. Beberapa siswa telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sementara belasan lainnya dengan gejala lebih berat masih dirawat di RSUD Kota Madiun. Dugaan keracunan ini muncul setelah sejumlah siswa dan orang tua mengeluhkan kondisi makanan dalam menu MBG.

Muhammad salah satu siswa, mengaku pusing setelah memakan udang yang menurutnya terasa pahit dan asam. Keluhan serupa juga disampaikan orang tua siswa yang menyebut anaknya mengalami pusing dan sakit perut setelah memakan tahu bulat serta sate udang.

Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa dan guru belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.