Bocah 4 Tahun di Pasuruan Tewas Terseret Arus Sungai

AKURAT.CO, Akhmad Fathir, bocah 4 tahun warga Dusun Sedodol RT 02 RW 05, Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terseret arus sungai lalu tenggelam, Sabtu (11/4/2026) siang. Ia ditemukan tewas.
Informasi yang dihimpun korban awal bermain dan mandi bersama dua temannya yang seumuran, Akmal dan Wahyu. Beberapa menit setelah asyik bermain, kedua teman korban melihat Fathir tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan.
"Menyadari hal tersebut, keduanya segera mengadu kepada warga sekitar," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi.
Warga yang mendapat laporan segera melakukan pencarian secara manual dengan menyisir aliran sungai. Setelah upaya pencarian sekitar satu jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tidak jauh dari lokasi awal tenggelam, di sekitar jembatan Sedodol.
Petugas dari Polsek Kraton yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) membantu proses evakuasi serta pengamanan lokasi. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat.
"Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





