Jatim

El Nino Godzilla Bayangi Jatim, 815 Desa Terancam Kekeringan

Syukron Nuaim Hayat | 1 April 2026, 12:30 WIB
El Nino Godzilla Bayangi Jatim, 815 Desa Terancam Kekeringan
Warga mengambil air dari tangki. (Ilustrasi)

AKURAT.CO, Sebanyak 815 desa di 26 kabupaten/kota di Jawa Timur terancam mengalami kekeringan saat musim kemarau ekstrem atau fenomena El Nino.

"Fenomena El Nino tahun ini diprediksi lebih kuat dan ekstrem. Suhunya lebih panas dan periode kemaraunya panjang, dampaknya potensi risiko kekeringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto, Selasa (31/3/2026).

Fenomena El Nino dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya disebut "Godzilla El Nino".

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau berlangsung mulai April hingga September 2026, dengan puncak pada Mei hingga Agustus.

"Dalam rakor bersama BNPB telah dipetakan sejumlah risiko kekeringan. Pihaknya akan terus meng-update titik-titik rawan kekeringan. Masyarakat juga bisa melapor ke masing-masing BPBD kabupaten dan kota untuk meminta bantuan," jelasnya.

Gatot mengatakan, upaya Pemprov Jatim melalui BPBD yakni memberikan bantuan dropping air bersih ke titik-titik yang terjadi kekeringan.

"Kami siapkan bantuan untuk dropping air bersih ke titik-titik atau desa yang terjadi kekeringan. Memang di awal April sudah masuk kemarau, dan puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus 2026 nanti," terangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.