Jalan Paving di Beji Pasuruan Berantakan Tergerus Banjir

AKURAT.CO, Banjir di Pasuruan pada Selasa (24/3/2026) lalu menyebabkan kerusakan infrastruktur di Desa Beji, Kecamatan Beji. Pihak pemerintah melakukan perbaikan.
Jalan paving masuk Dusun Beji rusak selebar 3,5 meter dan panjang 20 meter, dengan kedalaman gerusan air sampai mencapai kurang lebih 1 meter. Kemudian di jalan masuk Dusun Ketiron dengan lebar 2,8 meter dan panjang 18 meter. Lalu, titik di kawasan RT 03 dan 04, serta saluran air sepanjang 11 meter.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasuruan, melakukan langkah cepat dengan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak.
"Pemulihan dan perbaikan pasca bencana banjir menggunakan belanja tidak langsung (BTT)," kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasuruan, Fajar Cahyo, Minggu (29/3/2029).
Pelaksana pengerjaan, sebut Fajar, menyanggupi pekerjaan membutuhkan waktu lima hari.
Warga Dusun Beji merasa senang dengan reenpos cepat Pemkab Pasuruan, karena kondisi tergerusnya jalan berpaving ini membuat akses masyarakat untuk keluar ke jalan raya menjadi terhambat.
"Mudah-mudahan ini bisa cepat dikerjakan. Sehingga warga bisa leluasa keluar masuk dusun,” kata M Hidayat, salah satu warga.
Banjir Pasuruan akibat hujan dengan intensitas lebat selama dua jam pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB menyebabkan sejumlah daerah aliran sungai (DAS) meluap.
Air pun meluber ke permukiman warga dan mengakibatkan banjir di berbagai kecamatan, bahkan dua titik di jalur pantura terendam sehingga arus lalu lintas lumpuh.
Di Kabupaten Pasuruan, sebanyak 39 desa dan kelurahan di 10 kecamatan dilaporkan terdampak banjir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







