Jatim

Wali Kota dan Kapolres Turun Mediasi Dua Kelompok Nelayan Pasca-pembakaran Perahu di Pelabuhan Pasuruan

M. Rafix | 5 Februari 2026, 07:56 WIB
Wali Kota dan Kapolres Turun Mediasi Dua Kelompok Nelayan Pasca-pembakaran Perahu di Pelabuhan Pasuruan

AKURAT.CO, Susana mencekam setelah pembakaran perahu nelayan Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang disandarkan di Pelabuhan Pasuruan, oleh nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Warga Desa Kalirejo tidak terima dan mencoba menyerang ke Kelurahan Ngemplakrejo. Beruntung aksi warga berhasil diredam.

Ratusan warga Desa Kalirejo berjalan kaki menuju Kelurahan Ngemplakrejo, Rabu (4/2/2026) malam, beberapa saat setelah pembakaran perahu. Sampai di depan Kantor Kecamatan Panggungrejo, mereka dihalau aparat. Aparat Polri dan TNI serta pemerintah mengupayakan mediasi. Meski alot, upaya itu membuahkan hasil.

Perwakilan kedua pihak nelayan melakukan mediasi di Kantor Kecamatan Panggungrejo. Mediasi dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly.

Adi Wibowo, setelah mediasi mengatakan, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan. Masalah yang memicu perselisihan dicarikan solusi bersama.

"Alhamdulillah, kita sepakat semua masalah diselesaikan dengan kekeluargaan," kata Adi.

Kapolres Titus menambahkan pihaknya hadir memberikan rasa aman. Ia menegaskan polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Kami dibantu pemkot, tokoh masyarakat dan tokoh agama sehingga masalah ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Besok akan kita lanjutan dengan kegiatan-kegiatan yang menyelesaikan masalah kesalahanpahaman ini," ungkap Titus.

Titus memastikan situasi sudah kondusif. Ia berharap masyarakat kembali beraktivitas normal. "Masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah perahu nelayan Desa Kalirejo, di Pelabuhan Pasuruan, dibakar nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Rabu (4/2/2026) pukul 19.30 WIB. Aksi itu dipicu perselisihan antar nelayan. Tiga mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasii dan kebakaran berhasil dipadamkan.

Informasi yang dihimpun perselisihan nelayan Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dengan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, berawal di Perairan Katingan Sidoarjo, pukul 16.00 WIB. Perselisihan bermula saat nelayan Kelurahan Ngemplakrejo menggunakan perahu dengan jaring trawl terlalu ke pinggir pada saat mencari ikan. 

Nelayan dari Dusun Kisik, Desa Kalirejo, yang ada di lokasi menegur hingga an terjadi perselisihan. Kemudian perahu dengan jaring trawl dibawa bersama 6 ABK ke Dusun Kisik. 

Toko masyarakat setempat sudah meminta agar warga tidak anarkis dan masalah tersebut diselesaikan dengan mediasi. Namun, akhirnya perahu nelayan Kelurahan Ngemplakrejo dibakar oleh warga.

Hal itu memicu kemarahan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo. Mereka kemudian membakar sejumlah perahu nelayan Dusun Kisik yang bersandar di Pelabuhan Pasuruan.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan polisi dan TNI bersiaga di lokasi. Brimob Polda Jatim juga didatangkan untuk mempertebal pengamanan. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.