Balita di Surabaya Ditemukan Meninggal Usai 4 Hari Hanyut di Selokan

AKURAT.CO, Balita berinisial RZ berusia 3,5 tahun terperosok di selokan air Jalan Babatan Gang 2, Wiyung Surabaya, saat bermain hujan bersama dua sepupunya yang juga masih anak-anak. RZ ditemukan meninggal setelah empat hari hanyut.
Tragedi ini terjadi pada Selasa (24/12/2024) pukul 15.30 WIB dan terekam jelas CCTV rumah yang berada di sekitar lokasi kejadian. RZ bermain dengan kakak sepupunya yang masih berusia 9 tahun dan balita lainya yang berusia 3 tahun.
Tampak RZ melangkah di tepi selokan yang airnya rata dengan permukaan jalan. Ia melangkah ke selokam yang tertutup air. Tubuh kecil RZ yang telanjang pun oleng dan tercebur lalu hilang terseret arus.
Kapolsek Wiyung Kompol Agus Sumbono mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya balita ternggelam sekitar pukul 16.00 WIB. Ia bersama anggota menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
"Dari keterangan pengasuh yang juga Budhe-nya, korban hanyut di selokan yang lebarnya sekitar 50 cm. Korban saat itu bermain dengan kakaknya yang berinisial AM dan balita lainnya DF," tambah Agus.
Sekitar pukul 17.30 WIB, Basarnas, BPBD Pemkot Surabaya melakukan pencarian korban. Mulai dari selokan depan kos-kosan yang menjadi lokasi kejadian, hingga Sungai yang mengarah ke Perum Royal Residence
Pencarian empat jam nihil. Tim menghentikan sementara pencarian dan melanjutkan esok hari.
Setelah empat hari, RZ ditemukan tersangkut eceng gondok yang berada di bawah Jembatan SMPN 34 Surabaya, Jumat (27/12/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah korban ditemukan saat ekskavator Pemkot Surabaya membersihkan eceng gondok di bawah jembatan.
"Hasil pemeriksaan awal, jasad korban sudah mengalami kerusakan di bagian tubuh. Tapi ada kalung yang dipakai korban sama dengan saat terekam CCTV," tambah Agus.
Jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan visum dan memastikan identifikasi. Setelah itu, pihak keluarga akan membawanya ke rumah duka di Pasuruan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





