Jatim

Tagih Utang Rp500 Ribu Berujung Carok, Pria Probolinggo Tumbang Kena Bacok

Raphel Aziza | 13 Agustus 2026, 12:54 WIB
Tagih Utang Rp500 Ribu Berujung Carok, Pria Probolinggo Tumbang Kena Bacok
Korban ditolong warga. - Istimewa.

AKURAT.CO, Seorang warga Kabupaten Probolinggo menjadi korban pembacokan setelah terlibat cekcok dengan seorang pria di tengah jalan desa. Korban terluka parah.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Desa Tunggalcerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Selasa (11/8/2026). Kejadian itu sontak menggemparkan warga sekitar.

Korban diketahui bernama Supandang (40), warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto. Ia mengalami sejumlah luka bacok, di antaranya pada bagian leher dan punggung.

Dalam video amatir yang beredar, korban terlihat bersimbah darah dan mendapat pertolongan warga. Korban kemudian dievakuasi menggunakan kendaraan roda tiga menuju IGD Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Desa Jrebeng, Ruslan, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima pihak desa, korban sebelumnya hendak menagih utang kepada pelaku. Keduanya kemudian berpapasan di jalan desa hingga terjadi cekcok yang berujung aksi pembacokan.

Menurut Ruslan, persoalan utang tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu tahun. Nilai utang yang tersisa disebut mencapai Rp500 ribu.

“Pelaku punya utang ke korban. Itu mungkin kurang lebih satu tahun. Cara bicaranya mungkin kurang enak. Korban bertemu dengan pelaku di perjalanan, kemudian terjadi carok,” ujar Ruslan, Kamis (13/8/2026).

Pasca kejadian, anggota Unit Reskrim Polsek Wonomerto mengamankan dua orang yang merupakan bapak dan anak, yakni Riyadi (60) dan Kosnadi (35). Keduanya merupakan warga Desa Tunggalcerme, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan Kosnadi sebagai terduga pelaku pembacokan. Sementara itu, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan adanya peristiwa pembacokan di wilayah hukum Polsek Wonomerto.

“Kemarin memang betul ada kejadian di wilayah hukum Polsek Wonomerto, pembacokan dua orang laki-laki yang diawali menagih utang. Sampai saat ini, salah satunya menjadi korban dan ada di rumah sakit, sedangkan satunya lagi sebagai tersangka sudah berhasil kami amankan,” kata Zainullah.

Zainullah menambahkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan peristiwa tersebut dipicu persoalan utang dengan sisa pembayaran sebesar Rp500 ribu yang tengah ditagih korban.

“Hasil pemeriksaan awal, peristiwa ini berawal dari masalah hutang sisa Rp500.000 yang sedang ditagih oleh korban. Saat ini kedua tersangka masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Hingga kini, korban masih belum dapat dimintai keterangan karena mengalami luka bacok cukup serius di sejumlah bagian tubuh. Polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian, termasuk memeriksa saksi serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan proses hukum.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.