Jatim

Tenaga Honorer SDN 3 Bantaran Probolinggo Dibacok Pakai Celurit di Ruang Guru, Pelaku Dibekuk

Raphel Aziza | 20 Juli 2026, 15:04 WIB
Tenaga Honorer SDN 3 Bantaran Probolinggo Dibacok Pakai Celurit di Ruang Guru, Pelaku Dibekuk
Polisi amankan pelaku pembacokan di Mapolsek Bantaran. (Raphel Aziza)

AKURAT.CO, Suasana SDN 3 Bantaran, Kabupaten Probolinggo, mencekam setelah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam di dalam ruang guru. Insiden yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) pagi itu mengakibatkan seorang tenaga honorer mengalami luka robek di bahu kanan dan harus menjalani perawatan intensif.

Korban diketahui bernama Nali (32), tenaga honorer yang bertugas di SDN 3 Bantaran. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, korban diduga diserang menggunakan celurit oleh Mistar (62), seorang warga Dusun Timur Curah, Desa Bantaran.

Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko W. Ido mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di ruang guru sekolah. Akibat sabetan senjata tajam, korban langsung dievakuasi ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Luka robek di bahu kanannya harus ditutup dengan delapan jahitan.

“Kasus ini telah kami tangani dan saat ini masih dalam proses penyidikan,” ujar AKP Agus Eko, Senin (20/7/2026).

Polisi bergerak cepat dengan mengamankan tempat kejadian perkara, menerima laporan polisi, meminta visum et repertum, serta memeriksa korban, saksi-saksi, dan terduga pelaku. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.

Perkara ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/15/VII/2026/SPKT/Sek Bantaran/Res Probolinggo tertanggal 18 Juli 2026. Terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Hingga kini, kepolisian belum mengungkap secara rinci pemicu terjadinya penganiayaan tersebut. Penyidik masih mendalami motif, hubungan antara korban dan terduga pelaku, serta rangkaian peristiwa yang berujung pada aksi kekerasan di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tenaga pendidik dan peserta didik.

Polisi memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap fakta di balik insiden yang menggegerkan masyarakat Bantaran tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.