Bromo Ditutup karena Kebakaran, Banyak Wisatawan Balik Kanan

AKURAT.CO, Wisata Bromo ditutup karena kebakaran. Para wisatawan membatalkan perjalanan, sementara sebagian lainnya harus mengubah tujuan wisata dan memilih lokasi alternatif.
Ade (31), sopir jip wisata asal Sukapura, Probolinggo, mengungkapkan sejumlah rombongan membatalkan perjalanan setelah mengetahui adanya penutupan kawasan Bromo. “Hari ini empat rombongan, empat mobil, sekitar 18 orang cancel,” ungkap Ade, Minggu (9/8/2026).
Ia menjelaskan, wisatawan yang sudah terlanjur datang tidak seluruhnya memilih pulang. Para wisatawan tersebut kemudian diarahkan untuk mengunjungi sejumlah destinasi yang masih bisa diakses, salah satunya Seruni Point.
Baca: Wisata Bromo Ditutup Total Demi Keselamatan Pengunjung di Tengah Kebakaran
Menurut Ade, penyesuaian perjalanan juga berdampak terhadap biaya yang telah dibayarkan wisatawan. Bagi wisatawan yang sebelumnya telah mengambil paket perjalanan penuh, sebagian biaya dikembalikan karena destinasi yang dituju tidak dapat dikunjungi.
“Kalau wisatawan sudah terlanjur pesan, kami arahkan ke Seruni Point. Kalau sudah bayar full trip, sebagian uang kami kembalikan,” jelasnya.
Ayu Firda (28), wisatawan asal Semarang mengaku kecewa lantaran perjalanan yang telah direncanakan dan dibayar penuh harus berubah akibat penutupan Gunung Bromo. Namun, ia memahami situasi tersebut dan memilih mengikuti arahan untuk mengunjungi lokasi wisata alternatif.
Baca: Kebakaran Semakin Meluas, Wisata Bromo Ditutup Total!
“Ya mau bagaimana lagi. Kami diarahkan ke Seruni Point dan Jembatan Kaca,” kata Ayu.
Sementara itu, Supriyanto, wisatawan lokal asal Kota Probolinggo, mengaku sudah berangkat menuju kawasan Bromo sebelum mengetahui adanya pembatasan akses. Sesampainya di lokasi, ia bersama rombongan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata yang ditutup.
“Kami terlanjur berangkat, ternyata tidak diperbolehkan masuk,” ujarnya.
Karena tidak dapat melanjutkan perjalanan, Supriyanto akhirnya memilih menghabiskan waktu di sekitar lokasi yang masih dapat diakses. “Alhasil hanya bisa foto-foto di Apsasa Kafe ini. Tapi mau bagaimana lagi, kami juga memaklumi. Namanya juga musibah,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemotor 20 Tahun Tewas Kecelakaan Beruntun dengan Dua Truk di Sukorejo Pasuruan
- 2Hutan Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Kembali Terbakar
- 3Tiga Petugas Gugur Saat Padamkan Kebakaran di Bromo
- 4Misbakhun Minta Kader Golkar Kota Pasuruan Jaga Amanah Rakyat
- 5Ditinggal Semenit, Motor Kurir Ekspedisi dan Puluhan Paket Dicuri Maling di Grati Pasuruan
- 6Petugas Pemadam Karhutla Bromo yang Gugur Bertambah Jadi 4 Orang
- 7Perempuan Bobol Kios-kios di Pasar Prigen Pasuruan, Curi Jagung dan Kacang Hijau
- 8Parkir Non-tunai Segera Berlaku di Kota Pasuruan
- 9Warga Apresiasi Puluhan Kantor Kelurahan di Kota Pasuruan Buka Malam Hari
- 10Pemkot Pasuruan Intensifkan Peremajaan Taman-taman









