Menara Air Randupanggar Probolinggo Dikembangkan jadi Wisata Sejarah

AKURAT.CO, Menara Air Randupanggar, bangunan cagar budaya peninggalan kolonial Belanda di Kota Probolinggo, segera dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi sejarah air. Tak sekadar pelestarian sejarah, pengembangan ini juga dibidik sebagai sumber potensi pendapatan asli daerah (PAD) baru dari sektor pariwisata.
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Bayuangga bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo menilai Menara Air Randupanggar memiliki nilai strategis sebagai destinasi wisata tematik yang mampu menarik pelajar, wisatawan domestik, hingga turis mancanegara, termasuk penumpang kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Tanjung Tembaga.
Direktur PUDAM Bayuangga Kota Probolinggo, Indra Sovia Jalal, menegaskan bahwa pengembangan wisata edukasi ini dirancang untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi daerah.
“Menara air ini penting dijadikan wisata edukasi sejarah, tapi juga harus punya nilai ekonomi. Kita ingin Kota Probolinggo punya destinasi baru yang diminati, sehingga dapat menggerakkan sektor pariwisata dan berkontribusi pada PAD,” ujar Indra.
Menurutnya, konsep wisata edukasi akan dikemas secara bertahap dengan menghadirkan sejumlah titik kunjungan, mulai dari menara air, rumah dinas, hingga rumah pompa. PUDAM Bayuangga juga berencana menggandeng Dinas Pendidikan agar wisata ini menjadi agenda rutin kunjungan pelajar, sehingga kunjungan wisata berlangsung berkelanjutan.
“Kalau pelajar rutin datang, wisatawan umum juga tertarik. Apalagi nanti ada kuis edukatif berhadiah dan paket wisata edukasi. Ini bisa menjadi perputaran ekonomi baru,” tambahnya.
Indra juga menyebut wisata edukasi Menara Air Randupanggar berpotensi menjadi alternatif destinasi bagi wisatawan kapal pesiar yang selama ini hanya mengunjungi lokasi tertentu. Dengan diversifikasi tujuan wisata, lama tinggal wisatawan di Kota Probolinggo diharapkan meningkat.
“Kita ingin wisatawan tidak hanya datang lalu pergi. Dengan adanya destinasi baru, dampaknya bisa dirasakan pelaku UMKM, pemandu wisata, hingga sektor jasa lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dispopar Kota Probolinggo, M. Abbas, menyatakan pihaknya mendukung penuh pengembangan Menara Air Randupanggar sebagai wisata sejarah dan edukasi yang bernilai jual tinggi. Menurutnya, wisata berbasis cagar budaya memiliki daya tarik kuat dan berkelanjutan jika dikemas dengan konsep yang matang.
“Menara air ini akan dijadikan wisata sejarah edukasi tentang pengelolaan air. Ini bukan hanya soal pelestarian, tetapi juga peluang ekonomi. Jika dikelola dengan baik, dampaknya bisa langsung dirasakan daerah melalui PAD,” jelas Abbas.
Ia menambahkan, meskipun bagian atas menara tidak lagi difungsikan, secara sistem bangunan tersebut masih berperan dalam pengaliran air bersih, sehingga memiliki nilai unik yang jarang dimiliki destinasi lain.
Abbas menekankan pentingnya penyiapan narasi sejarah yang kuat, fasilitas pendukung seperti area parkir dan pusat informasi, serta konsep atraksi yang menarik agar wisata edukasi Menara Air Randupanggar mampu bersaing dan menjadi magnet kunjungan.
“Konsepnya harus matang dan menarik. Menara air ini sudah melalui kajian dan resmi ditetapkan sebagai cagar budaya. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar menjadi ikon wisata baru Kota Probolinggo,” pungkasnya.
Dengan pengembangan tersebut, Menara Air Randupanggar diharapkan tak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga motor penggerak ekonomi pariwisata yang mampu menambah PAD dan memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai kota tujuan wisata edukasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?
- 2Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
- 3Bromo Belum Buka Pascakebakaran, Mata Pencaharian Warga Jadi Perhatian
- 4Wali Kota Pasuruan Kukuhkan 74 Paskibraka
- 5Karhutla TNBTS Padam: Puncak Seruni Point Dibuka, Jembatan Kaca Siap Beroperasi Lagi
- 6Walikot Pasuruan Serahkan Remisi Napi hingga Beri Hadiah Bayi yang Lahir di HUT ke-81 RI
- 7Semangat Warga Pasuruan Upacara HUT RI di Gang Sempit
- 8Gelombang Perairan Pasuruan Landai, Aman untuk Melaut
- 9Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Mulai 1 Maret 2026





