Jatim

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Bromo Capai 1.120 Hektare

Eko Krisyanto | 14 Agustus 2026, 13:30 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Bromo Capai 1.120 Hektare
Penanganan karhutla TNBTS. - Istimewa

AKURAT.CO, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) diperkirakan mencapai sekitar 1.120 hektare hingga, Kamis (13/8/2026) malam. Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan melalui operasi darat dan udara, dengan total air yang telah digunakan dalam operasi water bombing mencapai 343.800 liter.

"Luasan tersebut masih dapat berubah karena proses pendataan ulang masih dilakukan. Vegetasi yang terdampak kebakaran meliputi cemara gunung, mentingen, akasia, serta semak belukar," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, melalui keterangan resminya, Kamis (13/8/2026) malam.

Baca: Kebakaran Bromo Sudah Capai 940 Hektare, Akses Ditutup Total

"Wilayah terdampak saat ini meluas di kawasan Pakis Bincil dan Bukit Cinta yang mengarah ke Sruni Point serta Dingklik," tambahnya.

Diketahui, kebakaran tersebut bermula dari titik api yang terpantau di kawasan kaldera Bromo, tepatnya Bukit Jantur atau Bantengan, wilayah administratif Kabupaten Probolinggo, Senin (3/8/2026). Dua hari kemudian, arah angin membawa api hingga menjalar ke wilayah administratif Kabupaten Malang. Kebakaran terus meluas hingga mencapai wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan.

Baca: Wisata Bromo Ditutup Total Demi Keselamatan Pengunjung di Tengah Kebakaran

Penanganan kebakaran dilakukan melalui operasi darat dan udara. Ratusan personel gabungan dikerahkan di darat. Sementara untuk operasi udara, 3 helikopter BNPB digunakan secara bergantian dengan mengikuti standar operasional penerbangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.