Jatim

Simak Jadwal Puasa Zulhijah dan Keutamaannya

Syukron Nuaim Hayat | 18 Mei 2026, 10:38 WIB
Simak Jadwal Puasa Zulhijah dan Keutamaannya
Foto ilustrasi: Masjid Jamik An-Anwar Kota Pasuruan. (Syukron Nuaim Hayat)

AKURAT.CO, Pemerintah telah menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag RI), Minggu (17/5/2026). Hasil sidang menetapkan Senin 18 Mei 2026 sebagai 1 Zulhijah 1447 H.

Umat Islam mulai bersiap menyambut Zulhijah dengan berbagai amalan sunah, termasuk puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah.

Merujuk kalender Hijriah Bimas Islam Kemenag RI, berikut perkiraan jadwal puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 1-9 Zulhijah:

Senin, 18 Mei 2026: Puasa Sunah 1 Zulhijah 1447 H

Selasa, 19 Mei 2026: Puasa Sunah 2 Zulhijah 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026: Puasa Sunah 3 Zulhijah 1447 H

Kamis, 21 Mei 2026: Puasa Sunah 4 Zulhijah 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026: Puasa Sunah 5 Zulhijah 1447 H

Sabtu, 23 Mei 2026: Puasa Sunah 6 Zulhijah 1447 H

Minggu, 24 Mei 2026: Puasa Sunah 7 Zulhijah 1447 H

Senin, 25 Mei 2026: Puasa Tarwiyah 8 Zulhijah 1447 H

Selasa, 26 Mei 2026: Puasa Arafah 9 Zulhijah 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha 1447 H

Keutamaan Puasa Zulhijjah

Bulan Zulhijah sendiri adalah bulan ke-12 dalam kalender Hijriyah yang memiliki banyak keutamaan, terutama karena di dalamnya terdapat hari-hari penting seperti Hari Arafah dan Iduladha.

Inilah mengapa ibadah puasa di bulan ini juga memiliki banyak keutamaan, diantaranya:

Pahala yang Berlipat Ganda

Puasa di bulan Zulhijah memiliki pahala yang sangat besar. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang artinya:
Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan salat pada malam Lailatul Qadar
(HR At-Tirmidzi).

Menghapus Dosa dan Kesalahan

Khusus untuk puasa pada Hari Arafah (9 Zulhijah), Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa tersebut dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Adapun hadist tersebut berbunyi sebagai berikut:
Puasa Arafah (9 Zulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu
(HR Muslim).

Keutamaan ini tentu menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk melaksanakan puasa pada hari tersebut.

Dibebaskan dari Siksa Neraka

Umat Islam yang memperbankan ibadah pada bulan Zulhijah, termasuk dengan berpuasa, ternyata akan mendapat keutamaan lainnya yaitu dibebaskan dari siksa neraka. Berikut ini hadisnya:
Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).

Meningkatkan Ketakwaan

Melaksanakan puasa pada bulan Zulhijah, terutama di sepuluh hari pertama, dapat meningkatkan ketakwaan seorang muslim.
Dengan berpuasa, seseorang dilatih untuk menahan diri dari berbagai hawa nafsu, sehingga dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.