Harga Telur Anjlok, Pakan Kian Mahal, Peternak di Pasuruan Menjerit

AKURAT.CO, Peternak ayam petelur di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menghadapi tekanan ganda akibat anjloknya harga telur di tingkat peternak yang tidak sebanding dengan kenaikan biaya produksi, khususnya harga pakan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengancam keberlangsungan usaha peternakan rakyat apabila berlangsung dalam waktu yang lama tanpa adanya intervensi untuk menjaga keseimbangan harga di sektor perunggasan.
Suradi (45), peternak ayam petelur asal Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Pasuruan, mengatakan harga telur di tingkat peternak saat ini berada di kisaran Rp21.000 hingga Rp23.000 per kilogram. Angka itu mengalami penurunan dibandingkan sebelum Hari Raya Iduladha, ketika harga telur masih berada di atas Rp25.000 per kilogram.
Di sisi lain, biaya produksi justru mengalami kenaikan. Harga pakan ayam yang menjadi komponen terbesar dalam usaha peternakan saat ini mencapai sekitar Rp415.000 per sak atau setara Rp8.000 hingga Rp8.500 per kilogram. Sebelumnya, harga pakan masih berada pada kisaran Rp7.000 hingga Rp7.500 per kilogram.
Menurut Suradi, kondisi tersebut membuat keuntungan peternak semakin menipis. Bahkan, sejumlah peternak skala kecil disebut mulai menghentikan usahanya karena kesulitan menutupi biaya operasional.
"Harga telur terus turun, sementara pakan naik. Banyak peternak yang tidak kuat dan akhirnya memilih menutup usahanya," kata Suradi, Rabu (10/6/2026).
Pelaku usaha peternakan berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas sektor perunggasan, terutama melalui pengendalian harga pakan yang selama ini menjadi faktor utama pembentuk biaya produksi.
Mereka menilai kestabilan harga pakan dan harga jual telur menjadi kunci agar usaha peternakan ayam petelur tetap bertahan, sekaligus menjaga pasokan telur sebagai salah satu sumber protein masyarakat.
Jika kondisi harga saat ini terus berlanjut, peternak khawatir jumlah usaha peternakan rakyat akan semakin berkurang, yang pada akhirnya berpotensi memengaruhi ketersediaan pasokan telur di pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kebakaran Padam, Kapan Wisata Bromo Dibuka?
- 2Upacara 17 Agustuaan Dilarang Digelar di Bromo Pascakebakaran
- 3Bromo Belum Buka Pascakebakaran, Mata Pencaharian Warga Jadi Perhatian
- 4Wali Kota Pasuruan Kukuhkan 74 Paskibraka
- 5Karhutla TNBTS Padam: Puncak Seruni Point Dibuka, Jembatan Kaca Siap Beroperasi Lagi
- 6Walikot Pasuruan Serahkan Remisi Napi hingga Beri Hadiah Bayi yang Lahir di HUT ke-81 RI
- 7Semangat Warga Pasuruan Upacara HUT RI di Gang Sempit
- 8Gelombang Perairan Pasuruan Landai, Aman untuk Melaut
- 9Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Mulai 1 Maret 2026





