Pesan Mas Adi ke Guru PPPK: Pendidik Bukan Hanya Transfer Ilmu tapi Juga Membentuk Akhlak

AKURAT.CO, Sebanyak 276 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Pasuruan mengikuti orientasi Tahap II mulai 27–30 April 2026. Mereka terdiri dari 85 laki-laki dan 191 perempuan. Orientasi digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja.
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), yang hadir pada hari pertama orientasi memberikan sejumlah pesan. Pesan-persan wali kota perlu dicamkan para guru.
Mas Adi menekankan bahwa peran guru sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dibangun melalui pendidikan.
“Guru menjadi contoh bagi siswa, terutama dalam hal kebaikan. Tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak,” tegasnya.
Mas Adi menambahkan, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga bagaimana membangun karakter peserta didik agar memiliki nalar kritis, integritas, serta semangat berprestasi.
Dalam konteks pembangunan pendidikan di Kota Pasuruan, Pemerintah Kota Pasuruan mendorong penguatan sistem pendidikan melalui program Sekolah PRIME yang berfokus pada pengembangan kualitas pendidikan secara holistik, termasuk penguatan karakter peserta didik.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan. Rumah adalah madrasah pertama bagi anak, sehingga perlu sinergi dalam membangun SDM yang berkualitas,” jelasnya.
Di akhir arahannya, Wali Kota berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan setiap sesi orientasi dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK, sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Nilai dasar ASN bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kinerja yang berintegritas, disiplin, dan memiliki etos kerja tinggi,” pungkasnya.
Kegiatan orientasi PPPK Tahap II ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan para pendidik di Kota Pasuruan serta memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas dari praktik KKN.
Untuk diketahui merupakan kewajiban yang diamanatkan oleh negara dan telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Setiap instansi pemerintah wajib menyelenggarakan orientasi bagi PPPK sebagai bagian dari pembentukan kapasitas aparatur. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemadaman Listrik Bergilir seJatim, PLN Berikan Penjelasan
- 2Sekolah Rakyat Probolinggo Tidak Menerima Murid Baru, 30 Siswa Digabung ke Pasuruan
- 3244 Rider Se-Jawa Adu Kecepatan di Suropati BMX Challenge 2026 Pasuruan - Jatim 3 Series
- 4Tol Gending-Besuki Beroperasi Akhir 2026
- 5Bus Tiara Mas Tabrak Truk di Tol Paspro, 1 Penumpang Tewas
- 6Sering Pemadaman Listrik Siang Hari, Perajin Mebel Kota Pasuruan Minta DPRD Panggil PLN
- 7Pegawai DKP3 Kota Probolinggo Curi Dua Traktor Bantuan Pusat
- 8Remaja Nganjuk Bacok Wanita karena Cinta Ditolak dan Ditinggal Menikah
- 955 Titik Ngecas Mobil Listrik di Tol Trans Jawa
- 10Diduga Punya Utang Ratusan Juta, Jenazah Warga Sampang Ditahan Pemakamannya oleh Emak-Emak





