Jatim

Maling Nekat, Motor Warga Probolinggo Disikat Saat Antar Anak Berobat

Raphel Aziza | 5 September 2026, 15:49 WIB
Maling Nekat, Motor Warga Probolinggo Disikat Saat Antar Anak Berobat
Maling motor di Probolinggo terekam CCTV. - Istimewa/tangkapan layar.

AKURAT.CO, Maling semakin nekat di Probolinggo. Sebuah sepeda motor Honda Vario milik Reynaldi (28), warga Kelurahan Triwung, disikat saat berobat di Klinik Garuda, Jalan Brantas, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Jumat (4/9/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Peristiwa terjadi saat korban datang ke klinik. Ia membawa anaknya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Marlina (36), kakak korban yang juga bekerja di klinik tersebut, mengatakan Reynaldi tiba sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah memarkirkan sepeda motornya, korban bersama istri dan anaknya masuk ke dalam klinik. Namun, setelah pemeriksaan selesai dan hendak pulang, motor yang sebelumnya diparkir sudah tidak berada di tempat.

“Adik saya datang untuk memeriksakan anaknya. Motornya diparkir di sini. Setelah selesai dan keluar mau pulang, ternyata motornya sudah hilang,” kata Marlina saat ditemui, Sabtu (5/9/2026).

Kecurigaan langsung mengarah pada aksi pencurian setelah pihak klinik mengecek kamera pengawas. Dari rekaman CCTV, terlihat dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Satu pelaku tampak menunggu di sekitar tepi jalan, sedangkan pelaku lainnya masuk untuk mengambil motor korban.

“Yang satu standby di pinggir jalan, satunya lagi yang mengambil motor,” ujarnya.

Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat sempat mengalami kesulitan ketika berusaha membawa motor. Situasi itu bahkan sempat membuat pelaku berinteraksi dengan seorang pengunjung perempuan yang baru datang ke klinik.

Menurut Marlina, pengunjung tersebut tidak mengenal pelaku. Perempuan itu juga disebut sempat terlihat kebingungan setelah berkomunikasi dengan orang yang diduga pelaku.

“Dia sempat berbicara dengan pelaku. Setelah itu seperti orang bingung. Tapi kami tidak tahu pasti apa yang terjadi,” tuturnya.

Pelaku yang mengambil motor diketahui menggunakan helm serta mengenakan jaket dan celana berwarna hitam. Wajahnya tidak terlihat jelas sehingga menyulitkan proses identifikasi. Setelah berhasil menguasai motor korban, pelaku kemudian kabur menuju arah selatan, tepatnya ke kawasan Jalan Prof Hamka.

Kondisi klinik saat kejadian disebut sedang relatif sepi. Padahal, pada waktu-waktu tertentu, tempat tersebut biasanya cukup ramai dikunjungi pasien.

Keluarga korban kemudian melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian di Mapolres Probolinggo Kota. Mereka berharap rekaman CCTV dapat membantu polisi mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku.

“Sudah kami laporkan ke polisi. Katanya petugas juga akan datang ke sini. Sekarang masih kami tunggu,” pungkas Marlina.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.